Pengacara TKN Jokowi - Ma'ruf Sangsi Tim Hukum BPN Bisa Buktikan Permohonannya: Gali Kubur Sendiri

Dia menduga, perihal gugatan Prabowo - Sandiaga ke MK hanya akan ramai di luar persidangan, tetapi sepi ketika pembuktian di hadapan Majelis Hakim.

Pengacara TKN Jokowi - Ma'ruf Sangsi Tim Hukum BPN Bisa Buktikan Permohonannya: Gali Kubur Sendiri
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Keraguan terhadap Tim Hukum Prabowo - Sandiaga dapat membuktikan permohonan gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) muncul di kubu TKN Jokowi - Ma'ruf.

Pengacara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi -Ma'ruf, I Wayan Sudhirta sangsi Tim hukum BPN Prabowo - Sandiaga bisa membuktikan permohonannya.

Dia menduga, perihal gugatan Prabowo - Sandiaga ke MK hanya akan ramai di luar persidangan, tetapi sepi ketika pembuktian di hadapan Majelis Hakim.

"Maka nanti akan ditemukan ramai di luar sidang, sepi pembuktian di dalam sidang," kata Wayan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

Menurut Wayan, kubu Prabowo - Sandiaga telah mencari "kuburannya" sendiri dengan membuat berkas perbaikan permohonan gugatan sebanyak 146 halaman dan 15 petitum.

Sebab, menurut dia, dalam teori permohonan, semakin gugatan itu ringkas maka akan semakin baik.

Sebaliknya, makin panjang sebuah permohonan, maka akan semakin sulit membuktikannya.

Polisi Akhirnya Ungkap Penyebab Korban Tewas dalam Kerusuhan 21-22 Mei, Ini Fakta Terbarunya

Ini Identitas Bocah Yang Tewas Terseret Arus Drenase di Gelael Batam

Breaking News: Hanyut Masuk Parit Kemarin Siang, Anak Umur 5 Tahun Ini Ditemukan Subuh Tadi

Posting Foto dengan Agung Hercules, Ini Saran Jeremy Teti untuk Pengidap Glioblastoma

"Ini kan sama dengan mencari kuburan namanya. Ini mencari mati dengan menyiapkan tali gantungan sendiri menjerat lehernya," katanya.

Wayan menilai, terlalu banyak pendapat pengacara yang 'berserakan' di kubu Prabowo.

Padahal, dalam suatu perkara hakim tidak akan mempertimbangkan pendapat pengacara, melainkan selalu mempertimbangkan alat bukti dan dasar hukum.

"Tidak ada pendapat pengacara dipertimbangkan, tapi yang terjadi pendapat pengacara berserakan di kubu 02. Itu kan kerjaan sia-sia, ibarat menggantang asap," kata Wayan.

Untuk diketahui, MK kembali menggelar sidang ke dua sengketa hasil Pilpres Selasa (18/6/2019).

Agendanya ialah mendengarkan jawaban termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta pihak terkait yaitu Paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pemohon dalam hal ini adalah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Soroti Permohonan Gugatan Tim Hukum 02 di MK, Pengacara 02: Ini Sama Saja Cari 'Kuburannya' Sendiri

Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved