Penyebab Bocah Tewas Terseret Arus di Batam Terungkap, Ingin Bantu Kawannya yang Nyaris Tenggelam

Seorang bocah bernama Diwa tewas setelah terseret arus salah satu drainase di Kota Batam.

Penyebab Bocah Tewas Terseret Arus di Batam Terungkap, Ingin Bantu Kawannya yang Nyaris Tenggelam
TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra
Bocah berumur sekitar 5 tahun hanyut masuk ke gorong-gorong di kawasan Gelael Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (17/06/2019) siang. Tim Gabungan Basarnas sedang mengevakuasi bocah tersebut setelah ditemukan pada Selasa (18/6/2019) subuh. 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabar duka cita menyelimuti masyarakat Kota Batam, Provinsi Kepri.
 
Seorang bocah bernama Diwa tewas setelah terseret arus salah satu drainase di Kota Batam.
 
Diwa mulai terseret arus drainase pada Senin (17/6/2019). Namun, jasadnya baru ditemukan pada Selasa (18/6/2019) dini hari.
 
Menurut seorang warga yang turut membantu proses pencarian, Diwa harus merelakan dirinya terseret arus drainase setelah berusaha menolong seorang rekannya yang akan tenggelam, Selasa siang.
"Kemarin dapat info karena mau tolong temannya," ucap warga bernama Budi, yang juga merupakan seorang pedagang gorengan di sekitar jembatan Lytech Home Centre Kota Batam.
 
Budi menambahkan, hal senada juga diucapkan oleh beberapa warga saat membantu proses pencarian korban di sekitar lokasi.
 
Tak hanya itu, Budi juga mengungkapkan rasa kasihannya kepada orang tua Diwa yang terus berusaha untuk mencari walau derai air mata terus membasahi pipinya.
 
"Kasihan orang tuanya. Lumayan lama juga pencarian anaknya itu. Namanya orang tua, sejam aja pasti gimana gitu ya rasanya," ujarnya lagi.
 
Budi juga mengatakan, hilangnya Diwa diperkirakan sejak Senin sore sekitar pukul 14.00 WIB.
 
Dari informasi yang dirinya dapatkan, Diwa diperkirakan hanyut dari satu drainase yang terletak sekitar Gereja Biru Sei Panas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.
 
"Pasti orangtuanya nyesal juga itu ya, kok bisa anaknya hanyut. Mungkin pelajaran buat kita semua agar jangan lalai," tambah Budi lagi.
 
Budi mengatakan, peristiwa ini telah ditangani oleh Polsek Batam Kota, Kota Batam.
 
"Kemarin ada polisi. Dari Batam Kota nampaknya," ucapnya.
 
Namun, hingga berita ini ditulis, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Batam Kota masih belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangannya. (tribunbatam.id/dipanusantara)
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved