Soal Rencana Polisi Patroli di Grup WhatsApp, Menkominfo Rudiantara Mendukung, Ini Alasannya

Menkominfo menjelaskan bahwa patroli yang dilakukan bukan berarti Polisi berkeliaran secara bebas keluar masuk grup WhatsApp

Soal Rencana Polisi Patroli di Grup WhatsApp, Menkominfo Rudiantara Mendukung, Ini Alasannya
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
WhatsApp 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan mendukung pihak kepolisian yang berencana untuk melakukan patroli di grup WhatsApp.

Namun Menkominfo menjelaskan bahwa patroli yang dilakukan bukan berarti Polisi berkeliaran secara bebas keluar masuk grup WhatsApp.

Menurut Rudiantara, patroli yang dilakukan kepolisian bukan secara suka-suka.

Polisi baru akan masuk ke dalam grup, jika ada anggota grup tersebut yang diketahui berbuat kriminal.

Rudiantara mengatakan, polisi bisa mengetahui apakah ada tindakan kriminal atau tidak di grup tersebut, melalui delik aduan dan delik umum, kemudian meminta bantuan kepada Kominfo.

"Saya dukung, dengan catatan tadi bahwa memang harus ada yang berbuat kriminalnya. Bukan asal patroli. Karena begini, media sosial jelas ranah publik, kalau WhatsApp (percakapan) berdua itu ranahnya pribadi. Kalau grup, itu di antaranya menurut saya," ungkap Rudiantara.

Link Live Streaming Futsal Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala Asia U20 Kick Off Jam 13.30 WIB

Persib Bandung vs Tira-Persikabo, Kiper Angga Sudah Latihan untuk Hadapi 2 Pemain Persib Ini

Persib vs Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan Sebut Persib Calon Juara Liga 1 2019, Ini Alasannya

Hasil, Klasemen & Top Skor Copa America 2019, Argentina di Dasar Klasemen, Coutinho-Vargas 2 Gol

"Kalo dari UU ITE kan ada delik aduan dan umum. Kalau delik aduan, harus ada yg mengadu terlebih dahulu, baru Polisi sampaikan ke Kominfo. Kalau delik umum ga perlu ada aduan," lanjutnya.

Rudiantara pun mengungkap bahwa masuk ke grup WhatsApp yang anggotanya diduga berbuat kriminal, tidak melanggar privasi.

"Kalau dianggap melanggar privasi, terus melanggar hukum, apa ga boleh Polisi masuk? Penegakan hukum gimana? Ya ga boleh terkena lah (dihambat) penegakan hukum itu," pungkas Rudiantara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkominfo Dukung Rencana Polisi Patroli di Grup WhatsApp"
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved