Waspadai Wabah Hepatitis di Karimun, Dinkes Kepri Tingkatkan Kapasitas Lewat Pelatihan SDM

Seksi P2M Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau kembali melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM (Orientasi) dalam tatalaksana dan manajemen

Waspadai Wabah Hepatitis di Karimun, Dinkes Kepri Tingkatkan Kapasitas Lewat Pelatihan SDM
ist
Seksi P2M Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau foto bersama di acara kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM 

TRIBUNBATAM.id -  Seksi P2M Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau kembali melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM (Orientasi) dalam tatalaksana dan manajemen P2 Hepatitis.

 Kegiatan yang dilaksanakan di hotel 21 Kabupaten Karimun turut dihadiri  oleh Narasumber dari Kementrian Kesehatan RI Victoria Indrawati, SKM, M.sc. yang merupakan Staf Subdit HISP serta turut dihadiri juga oleh Puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun.

Setelah kegiatan serupa diselenggarakan dibeberapa kabupaten/kota, kini kegiatan tersebut digelar dikabupaten Karimun.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk Meningkatkan Kapasitas Petugas Kesehatan dalam tatalaksana dan manajemen program Hepatitis di layanan kesehatan dan mampu medukung program pemerintah tentang Triple Eliminasi ( Sifilis, HIV, dan Hepatitis B ) dari Ibu ke anak.

 Salah satu hal yang dibahas pada kesempatan tersebut mengenai Hepatitis yang kerap kali menyerang masyarakat.

Hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh bakteri, parasit , virus, autoimmune, dan alkohol.

Dari keseluruhan penyebab tersebut yang menjadi masalah kesehatan masyarakat adalah Hepatitis Virus.

Hepatitis Virus terdapat beberapa jenis yaitu Hepatitis A dan E, yang ditularkan secara oral , bersifat akut, sering timbul sebagian Kejadian Luar iasa (KLB), dapat sembuh sempurna , dan tidak menjadi kronis, sedangkan Hepatitis B, C dan D ditularkan secara parenteral, dan dapat menjadi kronis, sirosis lalu berdampak ke hati.

Sedangkan Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menimbulkan peradangan hati akut atau menahun, dan dapat berlanjut menjadi sirosis atau kanker hati.

Virus Hepatitis B dapat ditemukan dalam cairan tubuh penderita seperti produk darah, air liur, cairan serebrospinal, peritoneal, pleural, cairan amniotic, semen (air mani), cairan vagina dan cairan tubuh lainnya.

Namun tidak semuanya memiliki kadar virus yang infeksius.

Secara umum, penularan bisa terjadi secara vertical dan horizontal.

 Menurut WHO, berdasarkan prevalensi HBsAg, endemisitas hepatitis suatu wilayah/ Negara dapat dikategorikan rendah (< 2%), sedang Rendah (2-4%),sedang Tinggi (5-7%) dan tinggi (>8).

 Diperkirakan sebanyak 28 juta orang terinfeksi hepatitis B dan C, dimana 14 juta diantaranya berpotensi menjadi kronik, dan dari yang kronik tersebut, 1,4 juta berptensi menjadi sirosis dan kanker hati.

 Untuk selanjutnya kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala diKabupaten/kota lainnya yang ada di wilayah Provinsi Kepri.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved