BATAM TERKINI

Aksi Begal Makin Meresahkan Warga, Kapolsek Sekupang Beri Atensi Satu Pelaku Ditangkap

Kembali maraknya kasus begal di Kota Batam menjadi perhatian khusus pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang.

Aksi Begal Makin Meresahkan Warga, Kapolsek Sekupang Beri Atensi Satu Pelaku Ditangkap
Akun Facebook Yuni Rusmini
Aksi komplotan begal di jalanan ramai terekam kamera CCTV, warga yang melihat hanya diam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kembali maraknya kasus begal di Kota Batam menjadi perhatian khusus pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang.

Ini seperti yang dijelaskan oleh Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji, Rabu (19/6/2019) pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, kasus begal menjadi atensi dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Oleh sebab itu, Oji mengatakan, pihaknya memang memberikan perhatian khusus terhadap kasus yang kembali meresahkan ini.

"Dalam sebulan terakhir, kami telah berhasil mengungkap kasus begal yang terjadi di wilayah hukum kami. Artinya, ketika ada laporan masuk, kami akan segera menindaklanjutinya," ujar Oji saat dihubungi.

Konfirmasi Kasus Begal Terbaru, Kapolsek Ungkap Penangkapan Kasus Lama, Kasus Terbaru Gimana, Pak?

Monyet Pemanjat Kelapa Tiba-tiba Mengganas. Gigit Tuannya Sendiri Hingga Tewas

Pemeriksaan Kontainer Bermuatan Limbah Terus Berlanjut, Isinya Lebih Mirip Sampah Plastik

Oji menuturkan, tepat pada tanggal 13 Juni 2019 lalu, pukul 01.00 WIB, pihaknya berhasil mengamankan satu orang pelaku begal yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Pelaku bernama Edi Suprapto (21) berhasil diamankan di kamar kosnya yang terletak di Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

"Dari tangan pelaku kami berhasil mengamankan satu unit kendaraan bermotor dan sebilah pisau yang digunakan saat melakukan begal," jelas Oji lagi.

Oji juga menambahkan, laporan atas kasus begal ini diterimanya pada Kamis (30 Mei 2019) lalu.

Ia mengatakan, pelaku menodong korban bernama Ahmad Sultiawan (25) dengan menggunakan sebilah pisau.

Saat itu, Ahmad yang sedang duduk bersama teman perempuannya di sekitar Taman Gajah Mada (Depan Bank BRI) Kecamatan Sekupang, Kota Batam, harus pasrah saat pelaku membawanya ke wilayah sekitar Tanjung Pinggir Sekupang.

Akibat peristiwa itu, Ahmad harus merelakan sepeda motor dan sebuah handphone miliknya dibawa oleh pelaku.

Menurut Oji, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.

"Yang terpenting, masyarakat tetap harus waspada. Jika ada kegiatan yang meresahkan, segera laporkan ke polsek terdekat," paparnya. (dna)

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved