BERITA JAWA TIMUR

Pengakuan Lasmi Wanita yang Digadaikan Suaminya Rp250 Juta dan Jual Bayinya Rp 500 Ribu di Lumajang

Desa yang berada di kaki Gunung Semeru dan Bromo ini menjadi buah bibir beberapa waktu terakhir paska pembunuhan yang terjadi di desa itu

Pengakuan Lasmi Wanita  yang Digadaikan Suaminya Rp250 Juta dan Jual Bayinya Rp 500 Ribu di Lumajang
TRIBUNMADURA/IST
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban meminta keterangan Hartono dan Lasmi di kasus dugaan suami gadaikan istri, Jumat (14/6/2019). 

Surya : dijual berapa?

Lasmi : Rp 500 ribu. Dijual saat anak saya usinya 10 bulan. Itu anak ketiga saya. Yang pertama dan kedua meninggal dunia saat masih bayi.

Surya : Alasan Hori menjual?

Lasmi : Saya tidak tahu. Tapi Hori juga punya utang ke orang yang kini memelihara anak saya. Katanya untuk melunasi utang itu, anak saya dijual. Terus uang Rp 500 ribu yang dia dapat dipakai untuk judi, sabung ayam.

Surya : Berapa usia anaknya sekarang?

Lasmi : tiga tahun. (Lasmi beberapa kali menjawab keliru ketika ditanya tahun, dan perihal jangka waktu)

Surya : sudah sekolah?

Lasmi : ya, SD kelas tiga.

Jawaban ini diperkuat oleh tetangga, Ny Lima yang menjadi saksi dalam kasus pembunuhan Hola.

Lima menuturkan, anak lelaki Lasmi sudah disunat, dan kini duduk di bangku kelas tiga SD.

Lima menduga usia anak lelaki Lasmi sekitar 9 tahun.

Surya : sering ketemu anaknya mbak?

Lasmi : ya sering, tapi dia tidak mau ikut saya. Manggil saya 'ibu' tapi nggak mau ikut saya. Saya pinginnya anak saya ikut saya, saya ngopeni (merawat) dia.

Surya : masih tetangga kah?

Lasmi : ya masih satu desa. Memang dulu Hori jual waktu di Riau. Tapi dia kan orang Sombo, dan kami bertetangga jadi saya sering ketemu sama anak saya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Wawancara Eksklusif Dengan Perempuan yang Diduga Digadaikan Suaminya di Lumajang (bag 1)
Editor: nandrson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved