KARIMUN TERKINI

Dituding Menutup Jalan Warga Secara Sepihak, PT Timah TBK Angkat Bicara

Kepada warga, para pekerja mengaku disuruh mendirikan pagar oleh PT Timah Tbk selaku pemilik lahan. Hal yang disayangkan oleh warga, jalan tersebut su

Dituding Menutup Jalan Warga Secara Sepihak, PT Timah TBK Angkat Bicara
TRIBUN BATAM/ELHADIF
Warga perumahan Mega Sedayu PN, Kecamatan Tebing, terkejut melihat sejumlah pekerja yang menutup jalan utama ke kawasan tinggal mereka, Rabu (19/6) 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Warga perumahan Mega Sedayu PN, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, terkejut melihat sejumlah pekerja yang menutup jalan utama ke kawasan tinggal mereka, Rabu (19/6).

Kepada warga, para pekerja mengaku disuruh mendirikan pagar oleh PT Timah Tbk selaku pemilik lahan. Hal yang disayangkan oleh warga, jalan tersebut sudah ada sebelum perumahan dibangun.

"Jalan disini mau ditutup alasannya milik Timah. Sebelum perumahan dibangun jalan sudah. Kita bukan permasalahkan lahannya, tapi jalan ini satu-satunya akses besar untuk masuk ke perumahan," kata Anto, seorang warga.

Dari pantauan tribun di lokasi pada Rabu sore, jalan aspal dari arah Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) ditutupi dengan papan yang biasa digunakan untuk pengecoran. Sejumlah warga terlihat berkumpul di jalan tersebut.

"Informasinya bakal dipagar tinggi satu meter. Otomatis gak bisa lewat," tambah Agustina.

Seorang warga lain, Agustina meminta agar PT Timah Tbk dapat kembali membuka jalan. Ia juga menyebutkan warga relah menghubungi pihak Mega Sedayu sebagai developer untuk menyelesaikan masalah ini.

"Kami minta tolong dibuka lagi. Kami sudah hubungi developer juga. kami minta jangan sampai besok pagi masih ditutup," ujarnya.

Terpisah Kabid Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan lahan dimaksud adalah lahan dengan kepemilikan sah dari perusahaan dalam hal ini PT Timah Tbk. Ia menambahkan sebelumnya pihak perusahaan juga sudah melaporkan kepada pihak yg berwajib terkait pembangunan fasilitas jalan tersebut di atas lahan perusahaan.

"Untuk itu saat ini kita lakukan pemagaran sebagai bentuk pengamanan aset perusahaan yang notabene adalah juga aset negara. Dimana pelaksanaannya juga kita berkoordinasi dengan pihak berwajib," kata Anggi.

Menurut seorang pegawai pemerintah di jajaran Kecamatan Tebing yang berada di lokasi, pihak PT Timah dan developer mengadakan pertemuan di Polres Karimun terkait hal ini.

"Sekarang developer sama orang bagian aset PT Timah lagi pertemuan di Polres," ujarnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved