Hilang Selama Satu Pekan, Status Pencarian Kakek di Karimun Terus Dilakukan Tim Gabungan

Selama satu pekan kakek di Karimumn dikabarkan hilang saat melaut. Sejauh ini pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan.

Hilang Selama Satu Pekan, Status Pencarian Kakek di Karimun Terus Dilakukan Tim Gabungan
herald.co.zw
ilustrasi tenggelam 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Status pencarian terhadap Jantan Umar (71) digantikan dengan pemantauan.

Dimana nelayan asal Teluk setimbul Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat tersebut telah dikabarkan hilang selama sepekan.

Sejak dinyatakan hilang pada Rabu (12/6), tim gabungan dari Bansarnas, TNI, Polri dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) terus melakukan pencarian.

Namun hingga saat ini tim juga belum menemukan keberadaan Jantan Umar.

Warga Minta Bekas Galian yang Menewaskan Tiga Bocah di Batam Segera Ditutup

Agar Murid Tertampung, Pemerintah Tambah 1 Sekolah dan Ruang Belajar di Batam

Isak Tangis Iringi Pemakaman Tiga Bocah yang Tenggelam di Batam Aku Gak Punya Siapa-siapa Lagi

TRAGIS! Pria Ini Cekik Putrinya yang Berusia 2 Tahun Berterpatan dengan Hari Ayah di Singapura

"Hingga saat ini belum ditemukan," kata Ketua (Tagana) Kabupaten Karimun Dedi, Kamis (20/6).

Dedi menyebutkan tim gabungan telah menjumpai pihak keluarga Jantan Umar. Pihak kelaurgapun telah menyetujui atas dihentikan pencarian tersebut dan menandatangani surat persetujuannya.

"Kita telah bertemu pihak keluarga dan mereka menyetujuinya,"katanya.

Dijelaskan Dedi dalam surat yang telah ditandatangani oleh keluarga, dinyatakan bahwa pencarian terhadap korban atas nama Jantan umar dihentikan dan diganti dengan pemantauan oleh tim.

"Pencarian kita hentikan namun tetap dilanjutkan dengan pemantauan," jelasnya.

Seperti Inikah Wujud Suzuki Ertiga Cross? Lihat Penampakannya

Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah Daftar Pesepak Bola dengan Gaji Tertinggi

Darurat Begal di Batam, Begini Cara Psikolog Melihat Tren Kejahatan Jalanan di Batam

Untuk menghindari terjadinya masalah, Dedi mengimbau nelayan agar lebih berhati-hati lagi ketika sedang melaut. Jika kondisi dirasa tidak bagus maka sebaiknya menunda untuk berangkat.

"Selalu perhatikan cuaca. Dan yang paling utama itu sediakan alat keselamatan," ujarnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved