Jika Limbah Plastik Terbukti Mengandung Limbah B3, DPRD Kepri Dukung Untuk di Reekspor

Komisi III DPRD Kepri mendukung upaya Bea Cukai Batam untuk menuntaskan impor limbah plastik yang diduga terindikasi bercampur limbah bahan berbahaya

Jika Limbah Plastik Terbukti Mengandung Limbah B3, DPRD Kepri Dukung Untuk di Reekspor
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id TANJUNGPINANG - Komisi III DPRD Kepri mendukung upaya Bea Cukai Batam untuk menuntaskan impor limbah plastik yang diduga terindikasi bercampur limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Penegahan yang dilakukan BC terhadap impor limbah plastik sebanyak 65 konteiner diharapkan segera dipublikasi hasil uji laboratoriumnya, apakah bercampur limbah B3 atau tidak.

Jika benar limbah plastik tersebut teridentifikasi bercampur limbah B3, segera untuk di re ekspor.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri Surya Makmur Nasution turun melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Batu Ampar bersama Bea dan Cukai Batam yang turut didampingi perusahaan importir limbah plastik, pada Selasa (18/06/2019) lalu

Usulan Perbaikan Jalan Pintas Bengkong, Batam Sudah Masuk, Kapan Realisasinya?

Waduh, Ternyata BC Batam Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Pembahasan Perka No 10 Oleh BP Batam

Bertemu Dinosaurus di Science Centre Singapura

Ayah Bunuh Anak di Singapura, Ashley, Jangan Benci Ayahmu, Pergilah dengan Damai

"Kita juga melakukan rapat dengar pendapat yang dihadiri Kepala BC Batam, DLH Kepri dan DLH Batam," ucapnya

Sementara Ketua Komisi lll DPRD Kepri, Widyastadi Nugroho mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan impor limbah plastik yang diduga bercampur B3 kepada Gubernur Kepri melalui Ketua DPRD Kepri.

"Segera reeskpor bila bercampur B3. Kita menolak bila Kepri menjadi tempat pembungan sampah atau limbah dari negara luar," tegasnya.

"Bagi Kepri tidak ada manfaatnya impor limbah plastik, karena secara ekonomi tak sebanding dengan dampak lingkungan yang diakibatkannya, tambahnya. (tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved