Kadin Batam Minta BP Batam Tidak Berlakukan Perka 10/2019 Sampai Ada Keputusan yang Jelas

Menanggapi dampak Perka Nomor 10 Tahun 2019 banyak pengusaha yang mengeluh akibat barang tertahan di Singapura, kena biaya tambahan dan faktor risiko

Kadin Batam Minta BP Batam Tidak Berlakukan Perka 10/2019 Sampai Ada Keputusan yang Jelas
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menanggapi dampak Perka Nomor 10 Tahun 2019 banyak pengusaha yang mengeluh akibat barang tertahan di Singapura, kena biaya tambahan dan faktor risiko barang, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Batam Jadi Rajagukguk angkat bicara.

Jadi menyarankan agar pengusaha bisa menyampaikan keluhannya kepada Kadin.

Kadin, kata Jadi, membuka pintu bagi pengusaha yang ingin menyampaikan keluhannya.

Sehingga Kadin bisa menyampaikannya langsung kepada Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pembuat aturan.

BP Batam Buka Ruang Komunikasi dengan Pengusaha, Keluhan Bisa Disampaikan via Email

Download Lagu MP3 India / Bollywood Terbaik 2000-2019, Tum Se Jalebi hingga Duniyaa Luka Chuppi

3 LINK Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Afghanistan Semifinal Piala Asia Futsal U20

UIB Hadir Sebagai Pembicara dalam Workshop Tingkat Nasional

"Teman-teman pengusaha yang barangnya tertahan di Singapura boleh melapor ke Kadin. Sama kita tak ada laporan," ujar Jadi saat dikonfirmasi Tribunbatam.id, Kamis (20/6/2019).

Diakuinya perihal Perka Nomor 10 tahun 2019 itu sudah dibahas langsung kepada Kepala BP Batam, Edy Irawadi.

Dirinya sendiri meminta Perka tersebut tidak diberlakukan dulu di Kota Batam sembari menunggu PP Nomor 10 Tahun 2012 mengenai barang konsumsi yang masuk.

"Saya sudah tetemu dengan Pak Edy satu pesawat dari Jakarta barusan. Saya minta supaya ditunda juga," tuturnya.

Ssstt, Begini Cara Melihat Story Instagram tanpa Diketahui Teman, Dijamin Ampuh

Semen Padang vs Badak Lampung, Mantan Mengancam, Kabau Sirah Belum Bisa Diperkuat Teja Paku Alam?

HP ANDROID TERBARU 2019 - Begini Bocoran Spesifikasi Galaxy Note 10, Hape Jaringan 5G

HP ANDROID TERBARU 2019 - Begini Bocoran Spesifikasi Galaxy Note 10, Hape Jaringan 5G

Ia menambahkan pada Perka Nomor 10 Tahun 2019 ini ada membahas persoalan cukai. Persoalan cukai, Kadin Batam pihaknya sudah dilaporkan kepada Ombudsman Kepri.

"Kita selalu mencegah hal-hal yang menurunkan daya saing Batam. Saya sudah daftarkan ke Ombudsman, nota dinasnya Dirjen Bea Cukai," kata Jadi.

Sebelumnya Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid mengatakan, membeludaknya peserta sosialisasi Perka BP Batam No.10 Tahun 2019, menandakan banyak perusahaan yang terdampak akibat terbitnya Perka ini.

"Tadi saya tanya dengan orang BP, yang diundang datang 70 orang. Tapi yang datang lebih dari itu, sekitar 300 orang. Artinya, banyak sekali perusahaan terdampak Perka 10," kata Rafki kepada Tribun, Kamis (20/6) di Gedung IT Center BP Batam.

Iapun menyebut, melihat ramainya peserta sementara ruangan tidak cukup, tak representatif jika disebut sebagai sosialisasi.

"Kalau memang mau diadakan sosialisasi, mestinya tempatnya lebih besar," ujarnya.

Rafki mengakui, banyak rekan-rekan pengusaha yang mengeluh. Lantaran barang mereka tertahan di Singapura karena tidak bisa dimasukkan ke Batam. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved