BINTAN TERKINI

Ketok Palu, DPRD Bintan Sahkan Dua Perda Sekaligus

Pada gelaran rapat paripurna itu, Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad bersama seluruh anggota DPRD Bintan menyetujui pengesahan rancangan peraturan daerah

Ketok Palu, DPRD Bintan Sahkan Dua Perda Sekaligus
TRIBUN BATAM/ALFANDI
Suasana rapat DPRD Bintan 

Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi simamora.

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Bintan, Kepri bersama Bupati Bintan dan Wakil Bupati menggelar Rapat Paripurna pertama setelah usai lebaran 1440 Hijriyah.

Pada gelaran rapat paripurna itu,  Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad bersama seluruh anggota DPRD Bintan menyetujui pengesahan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pemberian ASI ekslusif dan ruang laktasi serta Ranperda tentang Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) menjadi peraturan daerah (Perda) Bintan.

Sedangkan pengesahan kedua perda Bintan saat sidang paripurna DPRD Bintan di ruang rapat utama Kantor DPRD Bintan, Rabu (19/6) siang.

Pada gelaran rapat paripurna itu,
jajaran DPRD Bintan dan pihak Pemkab Bintan juga menandatangani spanduk komitmen mendukung pemberian ASI Ekslusif bagi anak.

Pada kesempatan rapat paripurna tersebut juga dilakukan pembahasan yakni tentang penyampaian Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD Bintan 2018.

"Setelah disetujui dan sebelum kita melanjutkan agenda paripurna, kita menandatangani komitmen bersama terlebih dahulu," kata Ketua DPRD Bintan, Nesar Ahmad, Rabu(19/6/2019).

Sementara itu,Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, Ranperda mengenai laporan pertanggungjawaban dan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan.

Adapun laporan realisasi anggaran untuk tahun 2018 jumlah pendapatan daerah secara umum terealisasi sebesar Rp 1,128 triliun atau 111,58 persen dari target sebesar Rp 1,011 triliun lebih.

"Yakni terdiri dari PAD terealisasi sebesar Rp 286,60 milyar lebih atau 119,14 persen dan Pendapatan Transfer pemerintah terealisasi sebesar Rp 841,83 milyar lebih atau 112,39 persen,"ucapnya.

Apri juga menyebutkan, pada sisi belanja daerah total anggaran sebesar Rp 1,185 triliun lebih terealisasi Rp 1,088 triliun lebih atau 91,83 persen.

Penggunaan belanja daerah itu untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 488,59 milyar lebih atau 92,40 persen dan belanja langsung sebesar Rp 600,04 milyar lebih atau 91,37 persen.

Sementara dari pos pembiayaan APBD tahun anggaran 2018 Apri mengatakan, menunjukkan realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 176,14 miliar lebih atau 100 persen.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan realisasi sebesar Rp 2 milyar rupiah.Maka dari itu tercatat pembiayaan netto sebesar Rp 174,14 miliar lebih.

"Adapun realisasi APBD pada tahun 2018 mengalami surplus sebesar Rp 39,79 miliar lebih. Dengan demikian, SILPA APBD tahun 2018 tercatat Rp 213,94 miliar lebih,"ungkapnya.(als

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved