Korban Miras Oplosan Terus Berjatuhan di Malaysia, Tiga Orang Tewas di Por Dickson

Seorang tewas dan tiga lainnya masih mendapatkan rawatan di Hospital Port Dickson (HPD) yang dipercaya akibat keracunan metanol dari miras oplosan

Korban Miras Oplosan Terus Berjatuhan di Malaysia, Tiga Orang Tewas di Por Dickson
Berita Harian
kepala Kepolisian Johor, Datuk Mohd Khalil Kader Mohd menunjukkan gambar miras oplosan maut di Johor. 

Kasus di Negeri Sembilan adalah yang ketiga dalam tiga hari terakhir di Malaysia.

Senin lalu, enam orang dilaporkan tewas di George Town, Penang, Malaysia, setelah menggak miras oplosan di kota itu.

Kepala Kepolisian Kota George, Zaimani Che Awang mengatakan, dua korban adalah penduduk setempat, tiga warga negara Myanmar, dan satu lagi dari India.

Dia mengatakan, tujuh pria Myanmar lainnya sedang menerima perawatan medis di Rumah Sakit Penang.

Comm Che Zaimani, dilansir The Star Malaysia mengatakan bahwa miras oplosan berharga murah itu diyakini telah diproses menggunakan metanol.

Metanol adalah zat beracun, tidak seperti etanol yang merupakan jenis etil alkohol yang ditemukan dalam minuman keras umumnya.

"Zat tersebut kemudian dituangkan ke dalam botol minuman keras merek asli," katanya saat konferensi pers di markas polisi distrik di Jalan Patani, Senin (17/6/2019).

Minuman keras murah diyakini telah didistribusikan oleh sindikat yang aktif selama dua bulan terakhir.

Polisi dari ibukota negara bagian Pulau Pinang itu melakukan penggerebekan di sebuah toko di Komtar pada 15 Juni dan menyita miras oplosan senilai sekitar RM8.000 atau sekitar Rp 28 jutaan.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved