Persoalan Lahan Kampung Tua di Batam Selesai, Begini Tanggapan Gubernur Kepri dan Walikota Batam

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun senang, akhirnya persoalan legalitas lahan di kampung tua Batam selesai. Persoalan ini sudah berlangsung puluhan tahun

TRIBUNBATAM.id
Nurdin saat melakukan peninjauan ke Desa Sanglar, Kecamatan Durai dan Desa Membang, Kabupaten Karimun, Jumat (8/3/2019) sore 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gubernur Kepri, Nurdin Basirun senang, akhirnya persoalan legalitas lahan di kampung tua Batam selesai.

Persoalan ini sudah berlangsung puluhan tahun, dan kini bisa diselesaikan.

Masyarakat bisa mendapatkan sertifikat hak milik atas tanah yang didiaminya, secara turun-temurun itu.

"Terimakasih pemerintah pusat. Sekian puluh tahun masalah kampung tua tak selesai, dan hari ini selesai sesuai janji pak Jokowi kepada masyarakat. Langsung direalisasikan melalui Menteri ATR," kata Nurdin, Jumat (21/6).

Kisah Susi Pudjiastuti, Ditawari Uang Rp 5 T Oleh Oknum Agar Mundur dari Menteri, Siapa Orangnya?

Kisah Para Wanita Utara yang Kabur dan Jadi Budak Nafsu ke China. Tak Ada Jalan untuk Pulang

Grup Kpop yang Cocok dengan Zodiakmu, BLACKPINK Pas Banget untuk Virgo

18 Pengusaha Singapura Lirik Karimun, BP Kawasan Sempat Tawarkan Shipyard dan Pergudangan

Ia meminta masyarakat bersyukur dengan kebijakan itu dan meminta masyarakat menjaga suasana Batam tetap aman dan damai.

Sementara itu terkait pemetaan lahan dan pendataan warga, siapa saja yang berhak mendapat bidang-bidang tanah di kampung tua, Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, ada 37 tim yang akan turun ke 37 titik itu.

Sstt, Begini Cara Mendapatkan Wi-Fi Gratis ketika Berlibur ke Singapura

Pesta Sabu, Lima Warga Tanjungpinang Ditangkap Polisi, Tiga Diantaranya PNS, Ini Sangsinya

BPJS Ketenagakerjaan Karimun Gelar Kegiatan Olahraga, Sediakan Bermacam Hadiah

"Saya kira ini tak terlampau sulit. Dari 42 ribu bidang tanah itu, datanya sudah ada," ujar Rudi.

Pembagian bidang nantinya juga akan dikuatkan dengan SK Wali Kota Batam soal siapa saja yang berhak. Mengantisipasi adanya persoalan di lapangan, tokoh-tokoh kampung tua, dan Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) juga akan dilibatkan.

"Jadi kalau ada masalah, mereka ini yang akan selesaikan. Kalaupun ribut, mungkin soal luasannya saja. Kita harus sepakat sama-sama soal ini," kata Rudi.

Kampung Tua Dikuasi Pengusaha

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved