Sutardi Dinyatakan Bersalah atas Kasus Money Politic di Batam, Tidak Jalani Pidana Penjara, Asalkan?

Caleg DPRD Kota Batam Dapil II Bengkong - Batu Ampar nomor urut 6 tersebut dinyatakan bersalah dan putusannya dibacakan pada Kamis (20/6/2019) sore.

Sutardi Dinyatakan Bersalah atas Kasus Money Politic di Batam, Tidak Jalani Pidana Penjara, Asalkan?
Leo Halawa/TRIBUNBATAM.id
Sidang tindak pidana Pemilu dengan terdakwa Muhammad Yunus kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (28/5) malam 

Hakim menyatakan Sutardi telah melanggar pasal 523 ayat 2 jo pasal 278 ayat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Kuasa hukum terdakwa Musrin SH, Rio Fernando Napitupulu SH menyatakan siap menghormati putusan itu.

"Kami sangat menghormati putusan itu. Karena bagi kami, kami tidak hanya terpaku membela kesalahan orang yang bersalah. Tetapi,  kami ingin hak-hak klien kami yang menjadi halnya diberikan negara. Putusan itu kami hormati," kata Musrin.

Sutardi divonis atas kasus money politic yang dilakukannya pada 16 April 2019 sekitar pukul 14.00 WIB saat Tim Gakumdu Polresta Barelang melakukan patroli di masa tenang Pemilu.

Tim Sutardi ditangkap sedang membagi-bagi duit.

Atas kasus itulah Sutardi kemudian berstatus terpidana.

Setelah itu, Sutardi tidak lolos jadi DPRD Kota Batam 2019 - 2024.

Pada pesta Pemilu di Batam, ada tiga nama yang berstatus terpidana Pemilu termasuk Sutardi.

Pertama, Caleg Partai Demokrat Hotman Hutapea. Hotman divonis pidana penjara selama lima bulan penjara.

Namun, ada ketentuan pidana tidak perlu dijalani kecuali, jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved