Wifi di Rumah Dipakai Video Call dengan Abang, Siswa SMP di Riau Malah Tewas Dianiaya Temannya

"Tidak sampai 15 menit sebenarnya, ibunya melihat anak kami sudah tergeletak di jalan semenisasi. Kami semua terkejut bukan main," kata AM

Wifi di Rumah Dipakai Video Call dengan Abang, Siswa SMP di Riau Malah Tewas Dianiaya Temannya
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan dengan pembacokan 

TRIBUNBATAM.id -  Pasang wifi di rumah untuk video call dengan abangnya di Australia, siswa SMP di Riau tewas dianiaya teman di senja hari.

Rumah pelajar SMP yang menjadi korban pembunuhan di Kampung Dosan, Siak Riau memang dipasang fasilitas wifi.

Korban RB alias Egi (13) meminta fasilitas itu kepada orangtuanya agar bisa video call (VC) dengan abang kandungnya yang berada di Sydney, Australia.

 

Hal tersebut diungkapkan orangtua korban kepada rombongan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak, Rabu (19/6/2019).

Selain supaya bisa VC dengan abangnya yang di Australia, korban juga menginginkan selalu mendapatkan akses internet cepat di rumahnya.

Saat Tinjau Bekas Galian, Lokasi Tewasnya Tiga Bocah, Begini Pengakuan Lurah Tanjungriau

Ramalan Zodiak Hari Sabtu 22 Juni 2019- Pisces Dapat Masalah, Scropio Jengkel, Capricorn Hari Baik

 

"Karena itu, banyak teman-teman anak saya datang ke rumah untuk menumpang fasilitas wifi tersebut," kata ibu korban kepada Lukman, di rumahnya, Dusun II kampung Dosan, kecamatan Pusako, Siak.

Di halaman rumah korban juga terdapat semacam balai-balai tempat korban biasanya berselancar di internet.

Di balai-balai itu korban dan teman-temannya kerap sibuk main Ponsel masing-masing.

"Jadi saya tidak merasa akan ada kejadian seperti ini antara dia dan teman-temannya karena itu kami membiarkan dia keluar malam itu," ulas dia.

PASANG Wifi di Rumah untuk VIDEO CALL dengan Abangnya di Australia, SISWA SMP di Riau Tewas Dianiaya
PASANG Wifi di Rumah untuk VIDEO CALL dengan Abangnya di Australia, SISWA SMP di Riau Tewas Dianiaya (Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Didik)

Bapak korban, AM yang masih sembab juga menyebut, dia yang memanggil RB alias Egi ke kamarnya bahwa ada temanhya di luarnya.

Lalu RB keluar mengarah ke belakang rumah.

 

"Tidak sampai 15 menit sebenarnya, ibunya melihat anak kami sudah tergeletak di jalan semenisasi. Kami semua terkejut bukan main," kata AM.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved