Ajukan Nama untuk Capim KPK, Jaksa Agung Tak Mau Buru-Buru, Cari Sosok Berkualitas dan Berintegritas

"Tentunya saya berpikir untuk tidak harus buru-buru kan masih tanggal 4 Juli biar kita beri kesempatan orang lain mendaftar dulu kita belakangan aja,

Ajukan Nama untuk Capim KPK, Jaksa Agung Tak Mau Buru-Buru, Cari Sosok Berkualitas dan Berintegritas
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo didampingi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengunjungi seorang pasien 

Baru 22 orang mendaftar

Hingga saat ini sudah ada 22 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) KPK, Yenti Garnasih kepada Tribunnews.com, Jumat (21/6/2019).

"Hingga hari ini pukul 16.00 WIB, sudah ada 22 orang," kata Yenti Garnasih.

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih mengakui menjadi Pansel KPK adalah tugas terberatnya.
Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih mengakui menjadi Pansel KPK adalah tugas terberatnya. (Tribunnews.com/Reza Deni)

Pendaftaran calon pimpinan KPK dibuka mulai 17 Juni 2019 hingga 4 Juli 2019.

Menurut keterangan dari Yenti Garnasih, mereka yang telah mendaftar berasal dari sejumlah profesi.

Ada pengacara, mantan Jaksa, personel kepolisian, dosen dan mantan hakim.

Selain itu ada juga pegawai negeri sipil (PNS), dokter, dan Wakil Bupati.

"Pengacara, mantan jaksa, polisi 1 orang, dosen, dokter.Ada Wakil Bupati, PNS, mantan hakim," ujar pakar hukum pidana yang sering mensosialisasikan dan mempopulerkan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini.

Ia mengaku tidak menghafal nama-nama pihak yang telah mendaftar ke Sekretariat Pansel Capim KPK.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved