BP Batam Gandeng Kemenpan Gelar Pelatihan Penyusunan Peta Bisnis, Ini Tujuan Utamanya

Kegiatan digelar di Gedung Konferensi IT Center, lantai 4 BP Batam dan diikuti 60 orang terdiri dari Eselon II, III, IV dan staf di lingkungan BP Bata

BP Batam Gandeng Kemenpan Gelar Pelatihan Penyusunan Peta Bisnis, Ini Tujuan Utamanya
ISTIMEWA
Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi saat berbincang dengan Group HR Director PT Volex Inggris Alan Taylor yang berkunjung ke Kantor BP Batam, Selasa (18/6/2019) 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Unit Kerja Biro Hukum dan Organisasi bersama Kemenpan RB menggelar Pelatihan Penyusunan Peta Bisnis Proses Instansi Pemerintah, Kamis (20/6) lalu.
Kegiatan digelar di Gedung Konferensi IT Center, lantai 4 BP Batam dan diikuti 60 orang terdiri dari Eselon II, III, IV dan staf di lingkungan BP Batam.
Kegiatan dibuka Kepala Biro SDM BP Batam, Asep Lili Holilulloh didampingi Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Heri Kafianto.
Dalam sambutannya, Asep mengatakan, kegiatan ini digelar guna meningkatkan kinerja BP Batam sebagai pelaksana dari peraturan Menpan RB Nomor 19 tahun 2018 tentang penyusunan peta proses bisnis instansi pemerintah.
Harapannya nanti adalah BP Batam memiliki peta proses bisnis yang konkret pada masing-masing unit kerja.
"Pelatihan peta proses bisnis ini cukup penting karena bersamaan dengan proses penyelesaikan SOTK sehingga pada saat SOTK sudah ditetapkan ini dapat lebih baik lagi," kata Asep dalam rilis Humas BP Batam yang diterima TRIBUNBATAM.id.
Dia melanjutkan, proses bisnis dinilai krusial dalam sebuah organisasi. Karena termasuk dalam bahan evaluasi organisasi dan satu dokumen yang diperlukan yakni peta proses bisnis.
Asisten Deputi Bidang Perumusan Kebijakan Sistem Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN RB, Yanuar Ahmad selaku narasumber juga menyatakan hal serupa.
Dia mengatakan, reformasi birokrasi merupakan suatu upaya yang terencana dan sistematis untuk mengubah struktur, sistem dan nilai-nilai dalam pemerintah menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Efektivitas dan efisiensi birokrasi sangat berkaitan dengan proses bisnis yang digunakan birokrasi dalam menghasilkan output dan outcome.
"Peta proses bisnis adalah diagram yang menggambarkan hubungan kerja yang efektif dan efisien antarunit organisasi untuk menghasilkan kinerja sesuai dengan tujuan pendirian organisasi agar menghasilkan keluaran yang bernilai tambah bagi pemangku kepentingan," kata Yanuar.
Penyusunan peta proses bisnis dimaksudkan sebagai acuan bagi setiap instansi pemerintah untuk mudah melihat potensi masalah yang ada di dalam pelaksanaan suatu proses.
Dengan begitu, solusi penyempurnaan proses lebih terarah dan memiliki standar pelaksanaan pekerjaan, sehingga memudahkan dalam mengendalikan dan mempertahankan kualitas pelaksanaan pekerjaan.
"Proses bisnis yang berbelit-belit dan tumpang tindih antara satu unit organisasi dengan unit lain akan membuat organisasi menjadi lambat bekerja.
Oleh karena itu, setiap unit organisasi memerlukan peta proses bisnis yang mampu menggambarkan proses bisnis yang dilakukan oleh organisasi dalam mencapai visi, misi dan tujuan organisasi," ujarnya.
Dia mengatakan, peta proses bisnis merupakan aset terpenting organisasi yang mengumpulkan seluruh informasi ke dalam satu kesatuan dokumen atau database organisasi.
Dengan demikian, melibatkan seluruh elemen unit kerja dalam penyusunan peta  proses bisnis untuk memastikan akurasi dan kelengkapan dari proses bisnis yang digambarkan sesuai dengan rencana strategis organisasi.
Pada kesempatan itu setelah pelatihan, peserta melakukan simulasi penyusunan peta proses utama sampai peta lintas fungsi.
Presentasi peserta dilakukan per kelompok dan didampingi narasumber dan dilakukan evaluasi atas hasil presentasi serta koreksi.
Dengan harapan hal tersebut dapat memaksimalkan penyusunan peta proses bisnis BP Batam ke depannya. (tribunbatam/Dewi Haryati)
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved