Juru Bicara BPN Sebut Saksi yang Dihadirkan KPU dan TKN di Sidang Gugatan Penuh Kebohongan, Mengapa?

"Saya sempat mendengar penilaian dari kubu seberang bahwa kubu anda gagal membuktikan semua kecurangan tuduhan yang sudah sempat disampaikan," ujar pe

Instagram @andre_rosiade
Juru Bicara Badan Pemenangan (BPN) Prabowo - Sandi, Andre Rosiade. 

TRIBUNBATAM.id - Ada sejumlah kebohongan yang disampaikan saksi dari pihak termohon yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait yakni kubu 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, dalam sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade saat menjadi narasumber acara 'Apa Kabar Indonesia Malam' di tvOne, seperti dikutip TribunWow.com, Sabtu (22/6/2019).

Mulanya pembawa acara menyinggung soal penilaian kubu 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin yang menyebut kubu 02 telah gagal dalam membuktikan tuduhan kecurangan Pilpres.

"Saya sempat mendengar penilaian dari kubu seberang bahwa kubu anda gagal membuktikan semua kecurangan tuduhan yang sudah sempat disampaikan," ujar pembawa acara.

"Kesimpulan kami, baik saksi termohon mau pun terkait mereka melakukan kebohongan," jawab Andre.

Andre kemudian memberikan sejumlah contoh kesaksian dari saksi ahli KPU yang dia nilai telah mengatakan kebohongan.

"Sederhana saja ya contoh profesor dari saksi ahli dari KPU (Nazaruddin Syamsuddin) menyatakan bahwa 2004 beliau yang menyusun konsep Situng-nya, tapi Prof Chusnul Mariyah sudah membantah sebagai KPU di 2004 itu bukan rancangan beliau," jelas Andre.

"Itu kan bohong," sambungnya.

Lebih lanjut, Andre menyebut bahwa publik disuguhi drama kebohongan yang luar biasa dari saksi kubu 01, Anas Nasikin.

Diketahui Anas merupakan tenaga ahli fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI yang juga berperan sebagai koordinator bidang pelatihan saksi di tim kampanye daerah Jokowi - Ma'ruf.

"Lalu kita menonton 'drama' kebohongan yang luar biasa juga dari Anas bilang Pak Jokowi enggak datang, padahal di berita media online bilang Pak Jokowi datang didampingi naik mobil sama Mas Pramono Anung (Sekretaris Kabinet) disambut di depan lobi oleh Cak Imin (Muhaimin Iskandar selaku Wakil Ketua MPR)."

"Nah ini orang ngakunya tenaga ahli Fraksi PKB, masak dia enggak lihat Ketua Umum PKB, ketua umumnya beliau menyebut Pak Jokowi di lobi yang datang bersama Mas Pramono."

"Terus dia bilang, dia panitia yang mengundang tapi dia enggak tahu mengundang Pak Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan) itu sebagai apa."

Halaman
1234
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved