Setiap Kali Hujan, Genangan Air Bercampur Lumpur Meluber di Tengah Jalan, Kapan Kondisi Ini Berakhir

Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kota Batam, Provinsi Kepri pada Sabtu (22/6/2019) sore mengakibatkan munculnya genangan di sejumlah dae

Setiap Kali Hujan, Genangan Air Bercampur Lumpur Meluber di Tengah Jalan, Kapan Kondisi Ini Berakhir
TRIBUNBATAM.id/M Rifki
Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (22/6/2019) sore membuat ruas Jalan Kerapu, Kecamatam Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri tergenang air berlumpur. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Kota Batam, Provinsi Kepri pada Sabtu (22/6/2019) sore mengakibatkan munculnya genangan di sejumlah daerah.

Genangan air tersebut misalnya terlihat di ruas Jalan Kerapu, Kecamatam Batu Ampar. Tidak hanya genangan air, bahkan luberan lumpur pun tampak menumpuk di ruas jalan itu.

Tinggi genangn air setidaknya mencapai 20 hingga 30 centimeter.

Akibatnya, sejumlah pengendara yang melintas di kawasan tersebut harus menurunkan laju kendaraannya.

Kondisi ini diperparah lagi dengan keberadaan beberapa lobang yang berada di badan jalan.

Pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi, tampak sesekali kedaraan roda dua harus mengalami guncangan akibat tersandung lubang.

Genangan air akibat hujan turun di Batuaji
Genangan air akibat hujan turun di Batuaji (TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN)

Kisruh Wakapolsek Batuampar dan Ditpam BP Batam Berakhir di Kedai Kopi Setelah Viral di Media Sosial

Tiga Oknum Guru Ini Pacari Muridnya Sendiri, Bahkan Lakukan Hubungan Terlarang di Areal Sekolah

Menurut Yuni (32) seorang pedagang yang berada dekat lokasi, banjir memang sering terjadi apabila hujan deras.

"Hampir tiap hujan sering banjir di sini. Ditambah lagi tidak adanya saluran air yang memadai memperparah genangan air," ucap Yuni.

Selain itu kondisi jalan yang rusak dan juga berlubang ikut dikeluhkan warga.

"Jalan berlubang juga menghawatirkan di sini. Bahkan sebelumnya, setelah ramai di Medsos baru ada satu titik lubang yang ditambal di sini" ujar Firman (30) salah seorang warga lainnya.

Jalan rusak dekat kawasan Marina
Jalan rusak dekat kawasan Marina (TRIBUN BATAM/ IAN PERTANIAN)

Sambut Legalitas Kampungtua Batam, Warga Ingin Gelar Syukuran, Terima kasih Pak Jokowi, Pak Nurdin

Sidang Gugatan Sengketa Pilpres Telah Usai di MK, BPN dan TKN Masih Saling Serang, Soal Apa Itu?

Menurut Firman, keberadaan kendaraan berat merupakan salah satu penyebab banyaknya jalan rusak.

"Satiap hari jalan ini memang menjadi jalan yang sering dilewati kendaraan berat, apalagi di lokasi sini banyak terdapat perusahaan," tambah Firman.

Firman berharap, agar pemerintah dapat memberi perhatian pada lokasi jalan tersebut.

"Jangan sampai jalanan rusak memakan korban jiwa baru diperbaiki," ujar Firman.  (tribunbatam.id/m rifki)

Penulis:
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved