Sidang Sengketa Pilpres, Pertimbangkan Keterangan Seluruh Pihak, MK Janji Cari Kebenaran & Keadilan

"Insyaallah usai sidang, apa yang terjadi dalam ruangan ini akan kami bahas karena waktu tadi sudah disampaikan Prof Denny (Denny Indrayana, Kuasa Huk

(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Suasana sidang sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi 

"Sejak kemarin dan yang saya hormati Profesor Yusril yang saya paksa sidang sampai jam 5. Tujuannya seperti yang saya katakan, kita mencari kebenaran dan mencari keadilan," kata dia.

Setelah persidangan beragenda pemeriksaan saksi dan ahli serta pengajuan barang bukti, hakim konstitusi akan menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH).

Sebelum akhirnya akan memutuskan perkara PHPU Presiden-Wakil Presiden, pada Jumat 28 Juni 2019.

"Kami habis selesai sidang ini, kami akan berdebat dari apa yang bapak suguhkan di hadapan kami. Memang sangat berat ya," kata dia.

"Pemeriksaan perkara ini telah selesai. Yaitu perkara nomor 1/PHPU/17/2019 telah selesai dan kepada para pihak pemohon, termohon dan pihak terkait, Bawaslu. Untuk agenda selanjutnya nanti akan diberitahu kepaniteraan melalui surat. Untuk pengucapan putusan,"

"Sudah selesai ya dan tidak ada lagi hal-hal yang tersisa, dengan demikian sidang selesai dan ditutup," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tutup Sidang Sengketa Pilpres, Ketua MK Janji Bakal Mencari Kebenaran dan Keadilan"

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved