BATAM TERKINI

Ditinggal Sang Ibu Arisan, Balita Berumur 18 Bulan Tewas Tenggelam di Kolam Hias Marina Batam

Begini kronologi balita berumur 18 bulan tewas tenggelam di kolam hias di Marina, Batam, Minggu 923/6/2019)

Ditinggal Sang Ibu Arisan, Balita Berumur 18 Bulan Tewas Tenggelam di Kolam Hias Marina Batam
ISTIMEWA
Ditinggal Sang Ibu Arisan, Balita Berumur 18 Bulan Tewas Tenggelam di Kolam Hias Marina Batam 

Ditinggal Sang Ibu Arisan, Balita Berumur 19 Bulan Tewas Tenggelam di Kolam Hias Marina Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Baru saja empat hari yang lalu dikejutkan dengan berita tiga bocah tenggelam di kolam bekas galian, kini warga Kecamatan Sekupang, Kota Batam kembali dikejutkan dengan kejadian hampir serupa.

Seorang balita laki-laki berumur 1 tahun 7 bulan atau 19 bulan, ditemukan tewas diduga tenggelam di kolam taman hias yang merupakan fasum Perumahan Kota Mas Marina, Cluster Atlanta, Sekupang.

Saat ditemukan Minggu (23/6) sekitar pukul 13.00 Wib, jenazah bernama Rifqie Arfan Sauqi dalam posisi mengambang dan sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan info yang Tribun himpun, balita bernama Rifqie Arfan Sauqi tersebut didapati sudah tidak terselamatkan lagi, akibat tenggelam dalam parit kecil pembuangan air dari kolam taman hias tersebut.

Balita tersebut diduga luput dari pengawasan sang ibu yang sedang mengikuti arisan di rumah tak jauh dari lokasi kolam.

Hingga saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan mengambang dalam parit kolam tersebut.

Tidur di Dapur - Biayai Sekolah 4 Adik, Ini Kisah Bocah 15 Tahun yang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Komentar Pelatih Persib Bandung Usai Timnya Ditahan Imbang Madura United: Pemain Sedikit Panik

Ramalan Zodiak Senin 24 Juni 2019 - Aries Kesulitan, Taurus Nostalgia, Scorpio Penuh Gairah

Viral, Selain Rp. 500 Juta dan Emas 200 gram, Mahar Cewek Jeneponto ini Juga 1 Ekor Kuda

Keterangan dari Lurah Tanjungriau, Agus Sofyan, menuturkan bahwa balita tersebut merupakan anak ketiga dari Mulyadi, warga perumahan Devin Premier Blok B1 nomor 98, yang diduga terpeleset saat bermain di sekitar lokasi kolam.

"Kolam tersebut merupakan kolam taman hiasan, persis berada di depan gerbang masuk cluster Atlanta, perumahan Kota Mas Marina. Kolam tak terlalu dalam, namun sang bocah tercebur dan tak tertolong," ujar Agus.

Sang ibu langsung tampak lemas ketika menemukan anaknya dalam keadaan mengambang di parit kolam tersebut.

Warga setempat pun masih sempat melarikan korban ke rumah sakit terdekat namun sayang nyawa anak tak tertolong.

"Sekitar pukul 13.00 WIB ditemukannya. Mungkin sudah lama anak itu (tenggelam) dalam kolam," ujar ketua RW 18 perumahan Kota Mas Marina, Wahyudi di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahrozi membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya masih mendalami kejadian.

"Kami sedang meminta keterangan resmi dari orang tua korban .Saat saya datang ke lokasi korban telah dibawa ke pemakaman," ujar Oji.

3 Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian

Diberitakan sebelumnya, ketiga anak tenggelam dalam rawa bekas galian untuk penimbunan perumahan di kawasan Tanjungriau Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (19/6/2019) diduga karena tidak bisa berenang.

Penyebab kematian ketiga anak yang tenggelam tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji, Rabu (19/6/2019).

Dari hasil pengembangan dan saksi yang dimintai keterangannya oleh Polsek Sekupang diketahui kalau ketiga anak Devi (12), Visel (7) dan Jevan (10) diduga karena tidak bisa berenang.

Mereka adalah warga Kampung Kendal Sari RT 03/ RW 07 dekat TPU Seitemiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Kapolsek Sekupang Oji Fahroji, mengatakan Kronologi kejadian di mana awalnya ketiga anak datang ke rawa bekas timbunan tersebut datang bersama ibunya.

 Lima Gedung SMP Negeri di Batam Baru Akan Dibangun Tahun Depan, Begini Penjelasan Walikota

 Digandeng Produser Film Pemenang Oscar, Iko Uwais Bakal Bintangi Film Luar Negeri

 Resmi Bertunangan, Jessica Iskandar Ingin Menikah di 4 Tempat Ini, Begini Ekspresi Richard Kyle

 Jungkook BTS & Lisa Blackpink Masuk Nominasi Pasangan Favorit di Kids Choice Awards Mexico 2019

"Jadi Ibunya sedang mengambil sayur kangkung, tiga anak ini menjauh dari ibunya hendak berenang," kata Oji.

Dia mengatakan anak yang pertama masuk ke dalam rawa adalah Visel.

"Jadi saat Visel masuk, tidak lama tenggelam, dua kawannya kaget hendak menolong, namun mereka terpeleset. Rawa itu kebetulan penuh lumpur, kalau dalam airnya hanya dua meter,"Kata Oji.

tiga anak diketahui tenggelam di rawa bekas penggalian tanah untuk perumahan, di kawasan Tanjungriau, Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (19/6/2019) pagi
tiga anak diketahui tenggelam di rawa bekas penggalian tanah untuk perumahan, di kawasan Tanjungriau, Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (19/6/2019) pagi (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Kedua anak yang hendak menolong tersebut juga tidak bisa berenang, mereka juga terjebak lumpur.

Saat orang lain datang hendak membantu ketiga anak sudah lemas.

"Jadi saat ditolong mereka masih hidup. Kemungkinan saat perjalanan ke rumah sakit yakni ke Graha Hermin, anak tersebut menghembuskan napas terakhir," kata Oji

(TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang/m.rifki)

Penulis: Rifki
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved