Sempat Bikin AS Marah, Iran Eksekusi Mantan Staf Kementerian Pertahanan, Dianggap Jadi Mata-mata AS

"Dia telah diidentifikasi sebagai mata-mata oleh unit intelijen kementerian pertahanan Iran," tulis ISNA dalam laporannya, dikutip AFP, Sabtu (22/6/20

Sempat Bikin AS Marah, Iran Eksekusi Mantan Staf Kementerian Pertahanan, Dianggap Jadi Mata-mata AS
trendinginkenya.com
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Otoritas Iran dikabarkan telah mengeksekusi seorang mantan staf kementerian pertahanan yang dinyatakan bersalah telah menjadi mata-mata Badan Intelijen Pusat AS, CIA.

"Hukuman eksekusi telah dilaksanakan untuk Jalal Haji Zavar, kontraktor untuk organisasi kedirgantaraan di kementerian pertahanan."

"Dia dinyatakan bersalah karena telah memata-matai untuk CIA dan pemerintah Amerika," lapor kantor berita ISNA, mengutip sumber militer Iran, pada Sabtu (22/6/2019).

15 Perahu Nelayan Terbakar, Empat unit Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Klasemen dan Hasil Akhir Grup A Copa America 2019 Brasil dan Venezuela Susul Chili ke Perempat Final

Kebakaran di Baloi Batam, Kerugian Capai Rp1, 2 Miliar, 31 Rumah Tinggal Puing-puing Saja

Agung Hercules Kembali Drop, Kondisi Kesehatannya Menurun, Tumor Keempat Tumbuh di Otak Bagian Depan

Tidak diterangkan kapan Zavar ditangkap, namun dijelaskan jika kontrak kerja samanya sebagai kontraktor dengan kementerian pertahanan Iran telah berakhir antara Maret 2010-2011.

"Dia telah diidentifikasi sebagai mata-mata oleh unit intelijen kementerian pertahanan Iran," tulis ISNA dalam laporannya, dikutip AFP, Sabtu (22/6/2019).

Ditambahkan laporan tersebut, selama penyelidikan, tersangka telah secara eksplisit mengaku sebagai mata-mata CIA dengan imbalan uang.

Selain itu juga ditemukan dokumen serta perangkat spionase di rumahnya.

"Mantan istri Zavar juag telah dihukum setelah dinyatakan bersalah karena turut terlibat dalam kegiatan spionase dan kini menjalani hukuman 15 tahun penjara," lanjut laporan itu.

Beberapa hari sebelumnya, Iran mengatakan telah membongkar jaringan mata-mata AS "baru" di negara yang terhubung dengan CIA.

Hasil Akhir Copa America 2019, Peru vs Brasil, Tim Samba Menang Telak 5-0 

Dalam apa yang disebutnya sebagai "pukulan telak" terhadap intelijen AS, kantor berita IRNA mengatakan, pada Selasa (18/6/2019), bahwa Teheran telah menjalankan operasi tersebut dengan bekerja sama sekutu asing yang tak disebutkan nama negaranya.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved