Kios-kios di Simpang Hutatap Batam Bakal Digusur, Pedagang: Kami Cuma Cari Makan, Bukan Cari Kaya

Sebelum melakukan pemasangan saluran drainase, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pendataan kios yang berjejer di sepanjang jalan

Kios-kios di Simpang Hutatap Batam Bakal Digusur, Pedagang: Kami Cuma Cari Makan, Bukan Cari Kaya
Tribunbatam.id/Ian Sitanggang
Jejeran kios terlihat di simpang Hutatap Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (24/6/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sepanjang jalan simpang Hutatap, Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri akan dibuat saluran drainase U80.

Pembangunan drainase tersebut bertujuan untuk menghindari terjadi banjir di lokasi tersebut.

Sebelum melakukan pemasangan saluran drainase, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pendataan kios yang berjejer di sepanjang jalan tersebut.

Rencananya saluran drainase tersebut akan dipasang dari pingir jalan R Suprapto sampai dengan Perumnas Sagulung.

Nantinya air akan dibuang ke saluran drainase induk sungai Langkai.

Camat Sagulung Reza Kahadafy menjelaskan kios-kios di simpang Hutatap didata untuk tahap awal.

Perang Dagang Amerika-China Tidak Pengaruhi Pasar Penjualan Ponsel Merek Huawei di Batam, Alasannya?

Satpol PP Mulai Data Kios di Simpang Hutatap Kota Batam, Pedang Resah, Begini Pengakuan Pedagang

"Kita lakukan pendataan dulu, siapa aja pemilik kios di sana,"kata Reza.

Dia juga menjelaskan sepanjang simpang Hutatap nantinya akan dibuat saluran drainase.

"Sebelah kanan jalan, belum memiliki saluran drainase. Jadi nanti disepanjang jalan tersebut akan dibuat saluran drainase," kata Reza.

Di tempat terpisah Lindon Siregar, pengelola kios di Simpang Hutatap mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut.

Mahfud Sebut Bagaimana Debat Hakim Konstitusi Sebelum Putuskan Sengketa Pilpres, Begini Dinamikanya

BP Batam Akan Revisi Perka Nomor 10, Ini Alasannya

"Kita tidak mempersoalkan rencana pemerintah. Kita taat hukum, tapi kita berharap pemerintah mengakoodir para pedagang," kata Lindon.

Dia juga mengatakan kurang lebih 20 kios yang mereka kelola dan juga pasar kaget yang mereka buat, untuk membantu masyarakat dalam menyambung hidup.

"Semua kios diisi pedagang, jadi mereka di sana cari makan," kata Lindon.

Dia juga mengatakan jika haus ditertipkan maka para pedagang diberikan kesempatan untuk berusaha.

"Kita bukan cari kaya, kita hanya menyambung hidup," kata Lindon. (tribunbatam.id/ian sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved