Pengakuan Dani Pedrosa Baru Bisa Tidur Setelah Pukul 2 Pagi, Ini Alasannya

Mantan pembalap tim Repsol Honda, Dani Pedrosa mengaku selama menjadi pembalap MotoGP ia baru bisa tidur pukul 2 pagi.

Pengakuan Dani Pedrosa Baru Bisa Tidur Setelah Pukul 2 Pagi, Ini Alasannya
Arnau Puig/Redbull.com
Dani Pedrosa mengendarai motor kustom 

TRIBUNBATAM.id - Mantan pembalap tim Repsol Honda, Dani Pedrosa mengaku selama menjadi pembalap MotoGP ia baru bisa tidur pukul 2 pagi.

Pensiun sebagai pembalap MotoGP, Dani Pedrosa bergabung dengan tim KTM sebagai pembalap penguji.

Dani Pedrosa pensiun pada 2018 lalu, ia pun tak segan mengungkap fakta yang ia alami selama menjadi pembalap MotoGP.

Dilansir BolaStylo.com dari BolaSport.com, pria berkebangsaan Spanyol itu mengaku baru bisa tidur setelah pukul 2 pagi selama menjadi pembalap.

Atas dasar pengalaman tersebut, Pedrosa ini mengaku senang menjalani profesinya sebagai pembalap penguji.

Pria berusia 33 tahun itu mengaku menjadi pembalap penguji lebih membuat dirinya rileks.

Patahkan Jari Mike Tyson, di Usia 55 Tahun Donnie Yen Tampil Lincah saat Pamer Jurus Kungfu

Bukan Reino Barack, Hanya 2 Pria Ini yang Bisa Buat Luna Maya Menangis, Begini kata Sahabat

Cara Menghilangkan Komedo, Gunakan Baby Oil dan Campurkan dengan Bahan Ini

HP ANDROID TERBARU 2019 - Oppo F9 vs Oppo F11, Inilah Spesifikasi dan Harga Kedua Smartphone

 

Ia kini tak harus merasa khawatir mengenai jadwal balapan hingga kondisi cuaca di sirkuit.

Pedrosa pun merasa lebih nyaman menjalani profesinya kali ini ketimbang masih menjadi pembalap aktif di MotoGP.

"Saya merasa lebih tenang. Saya tidak harus mengkhawatirkan jadwal dan cuaca di lintasan serta berlatih di gym selama dua jam" ucap Pedrosa.

Meski demikian, ia juga tak melupakan tugas utamanya menjadi pembalap penguji bersama tim KTM.

Dani Pedrosa mengetes motor KTM RC16 MotoGP
instagram.com/26_danipedrosa, Dani Pedrosa mengetes motor KTM RC16 MotoGP

Pedrosa mengaku untuk melakukan tuganya dengan baik, ia harus bisa memahami segala permasalahan yang dialami pembalap utama.

"Sebagai seorang pembalap penguji, saya mempunyai pekerjaan yang berbeda," ujar Pedrosa.

"Saya harus bisa memahami segala masalah yang dialami pembalap utama. Dengan begitu, saya akan paham apa yang harus saya kerjakan," imbuhnya.

Selama aktif menjadi pembalap Pedrosa sukses menorehkan 236 penampilan di kelas MotoGP, 31 kemenangan dan 112 kali podium.

Editor: Rio Batubara
Sumber: BolaStylo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved