Pelaku Jambret Batam Ditangkap Polisi, Kedua Kakinya Ditembak, Mengaku Baru 1 Bulan Bebas Penjara

Pelaku jambret yang beraksi di Batam Centre dibekuk pihak kepolisian Polresta Barelang, Senin (24/6/2019) Pelaku diketahui bernama Ariantoiny (27)

Pelaku Jambret Batam Ditangkap Polisi, Kedua Kakinya Ditembak, Mengaku Baru 1 Bulan Bebas Penjara
tribunbatam.id/eko setiawan
Pelaku jambret ditangkap polisi dikos-kosan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku jambret yang beraksi di Batam Centre dibekuk pihak kepolisian Polresta Barelang, Senin (24/6/2019)

Pelaku diketahui bernama Ariantoiny (27) dan baru satu bulan keluar penjara. 

Diketahui, pelaku ternyata Residivis kasus yang sama beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurut Andri, penangkapan itu berawal dari laporan korban kepada polisi.

Ini Cara Otomatis Masuk ke WhatsApp Web Tanpa Berulang Kali Scan Barcode, Silakan Dicoba yah

Reaksi Wiranto Soal Rencana Aksi Ormas FPI saat Sidang Putusan MK: Yang Diperjuangkan Apa?

Ibu dan Anak di Karimun Ini Sama-sama Lumpuh, Untuk Masak Minta Bantuan Tetangga

BP Batam Revisi Perka No 10/2019, Apindo Batam Berikan Apresiasi, Sebut BP Batam Cepat Tanggap

"Satu orang tersangka kita tangkap atas kasus jambtret. Dia juga merupakan residivis kasus yang sama," sebut Andri saat doikonfirmasi, Selasa (25/6/2019) malam.

Menurut Andri Pelaku terspaksa di tembak karena melawan petugas saat diamankan.

"Dia kita tangkap di kos-kosannya yang ada di Batam Centre. Memang saat itu pelaku melawan anggota dan terpaksa kami tembak," tegasnya.

Dengan adanya ini, setidaknya menjawab salah satu keresahan masyarakat selama ini yang mengatakan kalau begal bergentayangan di Kota Batam.

Sementara itu pelaku jambret kepada polisi mengaku baru saja keluar dari penjara.

Oknum Polisi yang Marah-marah Karena Diminta Bayar Teh Rp 1.000 Minta Maaf ke Pedagang Nasi Bebek

PSM Makassar vs Becamex Binh Duong, JK Prediksi Tim Juku Eja Menang & Lolos ke Final Piala AFC 2019

Terkait Timbangan Disegel Disperindag Kota Batam, Begini Tanggapan Direktur Bandara Hanganadim Batam

Ia menjambret karena butuh uang untuk makan. Sebab selama keluar dari penjara ia belum mendapatkan kerja.

"Katanya butuh uang untuk makan, makanya dia menjambret," sebut Andri lagi.

Ini sudah aksi kesekian kali yang dilakukan pelaku usai dia keluar dari penjara.

Ia pernah juga mendapatkan uang Rp 5 juta setelah menjambret tas seseorang.

Atas perbuatanya tersebut pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.(tribunbatam.id/setiawan_koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved