KEPRI TERKINI

Polisi Kembali Periksa Politisi Nasdem Boby Jayanto atas Dugaan Ujaran Rasial

Ia harus menjalani pemeriksaan yang ke sekian kalinya setelah dilaporkan oleh sejumlah Ormas dan masyarakat ke Polres Tanjungpinang. Hingga akhirnya i

Polisi Kembali Periksa Politisi Nasdem Boby Jayanto atas Dugaan Ujaran Rasial
TRIBUN BATAM/ WAHIB WAFFA
Politikus Boby Jayanto usai diperiksa 

TRIBUNBATAM.id - Polisi melanjutkan pemeriksaaan terhadap Politikus Nasdem yang juga caleg dalam dugaan ujaran berbau rasis beberapa waktu 

Sang polistisi adalah adalah Boby Jayanto. Namamnya tentu sudah tak asing lagin di Kepri.

Boby Jayanto adalah juga ketua DPC partai Nasdem kota Tanjungpinang.

Ia harus menjalani pemeriksaan yang ke sekian kalinya setelah dilaporkan oleh sejumlah Ormas dan masyarakat ke Polres Tanjungpinang. Hingga akhirnya ia harus direpotkan dengan sejumlah agenda pemeriksaan kasus tersebut.

Senin (24/6) ia kembali menjalani pemeriksaan di ruang Tipiter Satreskrim Polres Tanjungpinang. Setidaknya lebih dari 7 jam sejak pagi hingga malam. Boby saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya diperiksa dengan menjawab pertanyaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebanyak 45 pertanyaan penyidik.

"Ya ada sekitar 45 pertanyaan dari penyidik," kata Boby dikonfirmasi Selasa (25/6).

Pertanyaan seputar objek yang permasalahan yakni dugaan tindakan rasis yang dilakukan dengan menyelipkan kata "kulit hitam" dalam bahasa Cina.

Sebelum Ditangkap Polisi, Pria yang Mencabuli Siswi 16 Tahun di Bintan Sempat Dikepung Warga

Jalan Rusak di Kota Batam Muncul Setelah Diperbaiki, Ketua Komisi III DPRD Kepri Bilang Begini

 

Nampak pengacara Rio Irawan dan Indra kelana juga mendampingi Bobby Jayanto saat itu. Pertanyaan yang begitu banyak membuat pengusaha ini tak bisa mengingat dengan detil. Intinya kata dia seputar pidato dalam bahasa Cina beberapa waktu lalu saat kegiatan

"Banyak, lupa. Tak bisa satu persatu lupa dari pagi sampai malam (diperiksa,)" katanya.

Ia menyampaikan tidak ada maksud lain atau sengaja menyampaikan kata yang diduga rasis itu. Sebelumnya pada kegiatan acara sembahyang keselamatan di Pelantar ll Tanjungpinang ia berpidato dan memantik emosi masyarakat hingga dilaporkan atas dugaan rasis. (wfa).

Penulis:
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved