Warga Batuaji Batam Ini Jadi Korban Penipuan di Media Sosial Facebook Saat Memulai Usahanya

Dika (24), warga Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri menjadi korban penipuan.

Warga Batuaji Batam Ini Jadi Korban Penipuan di Media Sosial Facebook Saat Memulai Usahanya
The New Paper
Penipuan melalui media sosial. Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dika (24), warga Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri menjadi korban penipuan di media sosial.

Dika yang tinggal di Batuaji kota Batam ini menjadi korban penipuan di media sosial saat ingin memulai usahanya setelah habis kontrak diari perusahaan tempatnya bekerja. 

Awal Dika menjadi korban penipuan ketika dia memulai usaha sebagai reseles penjualan tas dan sepatu melalui online di media sosial Facebook.

Dia melihat ada brosur partner usaha penjualan barang barang elektronik dengan sharing modal dan hasilnya bagi dua.

Bagi siapa yang mau bergabung cukup memberikan modal sebesar Rp 15 juta tanpa bekerja tinggal mendapatkan bagi hasil sebesar 50 persen dari hasil penjulan.

Tanpa pikir panjang, Dika memulai komunikasi dengan seseorang yang nomornya tertera di brosur tersebut.

Kata Mantan Pelatih Barcelona Ini, Lionel Messi Jadi Biang Kerok Kegagalan Barcelona 2018 - 2019

Kisah Pilu Mantri Patra, Rela Layani Masyarakat di Pedalaman Papua Sampai Meninggal Karena Malaria

Dipersoalkan BPN, TKN Arsul Sani Ungkap Sumbangan Dana Kampanye Paslon Jokowi-Maruf

Prabowo dan Sandiaga Sudah Siap Terima Apapun Semua Putusan MK, Hanya Ini Permintaan Terakhir Mereka

"Brosurnya itu ada di halaman facebook saya, jadi saya coba komunikasi.

Tiga hari setelah komunikasi, saya mulai tertarik dengan penawaran-penawaran yang diberikan, melalui sambungan WhatsApp," kata Dika.

Dika menjelaskan perusahaan akan menyediakan barang, semisal televisi, handphone dengan harga yang sangat murah.

"Jadi uang yang kita kirim untuk membeli barang, selanjutnya dijual. Kita juga bisa ikut menjual barangnya," kata Dika.

Halaman
123
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved