ANMBAS TERKINI

Warga Kampung Minta Dibangunkan Jalan penghubung, Bupati Anambas Langsung YESS : Kita Upayakan

Itu setelah Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris memberikan penjelasan tentang jalan penghubung Desa Belibak

Warga Kampung Minta Dibangunkan Jalan penghubung, Bupati Anambas Langsung YESS : Kita Upayakan
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris saat berbincang dengan koordinator lapangan lokasi pembibitan, Husin di Kecamatan Jemaja Timur Senin (11/4/2016). 

Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Sinyal calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Anambas mulai muncul.

Itu setelah Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris memberikan penjelasan tentang jalan penghubung Desa Belibak

menuju Desa Tebang, Kecamatan Palmatak saat peresmian dan serahterima Gedung pusat pelayanan terpadu (posyandu) Flamboyan dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Desa Belibak Program Community Investment ‎salahsatu perusahaan migas yang memiliki base di Matak Selasa (25/6/2019) siang.

Awalnya, Marzuki Kepala Desa Belibak meminta penjelasan kepada Bupati soal jalan penghubung dari Belibak menuju Desa Tebang yang mereka nantikn sejak beberapa tahun yang lalu.

Letak geografis Desa Belibak yang terpisah daratan dengan Desa Tebang, membuat warga desa harus menggunakan transportasi laut termasuk mengangkut kendaraan bermotor mereka untuk ke Pulau Matak.

"‎Kami ingin meminta penjelasan ke Bapak Bupati mengenai hal itu," sebutnya.

Bupati Anambas pun akhirnya mengambil keputusan untuk menganggarkan jalan penghubung itu secara bertahap setelah ada usulan dari warga yang meminta hal itu.

Dari penjelasan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Penataan Ruang dan Permukiman Kabupaten Kepulauan Anambas, Khairul Anwar diketahui kalau alokasi anggaran yang diperlukan untuk membangun jalan penghubung dengan panjang hampir 1 kilometer itu mencapai 80 miliar Rupiah.

"Baik kalau warga meminta (bertahap) seperti itu. Tahun 2020 anggarkan 5 miliar Rupiah, tolong dicatat.

Kita dorong terus, sampai tahun 2025 dan diteruskan oleh Pak Wakil Bupati," ungkapnya seraya mengusulkan agar dana tersebut bisa dilakukan dengan sistem sharing antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah pusat.

‎Wakil Bupati Kabupaten Kepulaun Anambas, Wan Zuhendra yang dimintai tanggapannya tersenyum mengenai pernyataan yang disampaikan Bupati Abdul Haris. Sembari berseloroh, ia justru bertanya kembali kepada Tribun mengenai hal itu.

"Menurut kamu gimana ? Kalau oke, ya sudah," ujarnya.

Ia pun menjawab diplomatis ketika disinggung apakah pada pesta demokrasi periode selanjutnya masih akan bergabung dengan Abdul Haris. Menurutnya, ia masih fokus dengan sejumlah program yang sebelumnya telah disusun. "Masih fokus untuk bekerja dulu lah," ungkapnya.

(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved