Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama

Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama. Simak Disini!

Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama
Istimewa
Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama 

Rencana Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -  Aksi halal bihalal yang akan digelar jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) oleh sejumlah ormas Islam dinilai kepentingan politik.

Untuk itu, Forum Silaturahmi Da’i Muda Jakarta (FSDMJ) menolak segala bentuk politisasi kegiatan halal bihalal yang akan dilangsungkan di halaman MK tersebut.

"Kami Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta mengajak semua lapisan masyarakat tidak menggubris atau mengikuti ajakan kegiatan aksi demonstrasi yang dibungkus dengan embel-embel acara halal bi halal," ujar juru bicara Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta, Rikal Dzikri dalam keterangan persnya dikawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Rikal meminta semua pihak tidak mengatasnamakan umat islam termasuk membungkus agenda politik terselubung.

Felix Siauw Angkat Bicara Soal Ceramahnya di Balai Kota Dapat Penolakan Banser

Gara-gara Paha Wanita, Pria Ini Kehilangan Pekerjaan dan Didenda Rp 22 Juta di Singapura

Resmi Meluncur Vespa GTS Super 150, Segini Harganya dan Fitur Terbarunya

Remaja di Karimun Nongkrong Hingga Dini Hari, Aktifitasnya Mengganggu Masyarakat Sekitar

"Kami pun meminta dan mengajak kepada semua pihak untuk mendorong dan menciptakan situasi damai dan memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa ini,"terang Rikal

Rikal pun mengajak semua masyarakat agar bersama-sama menolak dan melawan pihak-pihak manapun yang melakuka upaya-upaya anarkis dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami juga berharap agatv semua pihak bisa menerima apapun keputusan hasil
sidang PHPU 2019 oleh MK yang sudah berlangsung secara professional dan
terbuka,"pungkasnya.

Sementara itu, Habib Salim Jindan meminta kepada aparat untuk bertindak tegas terhadap pembuat onar pada acara halal bihalal tersebut. Bahkan jika perlu aparat melakukan tembak ditempat pelaku rusuh.

"Seluruh elemen masyarakat tidak usah memenuhi undangan tersebut, Jika ada yan g rusuh, kami minta supaya ditembak di tempat," ujar Habib Salim Jindan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved