Pelaku UMKM Pangan Tanjungpinang Ikut Pelatihan Intervensi Keamanan Pangan

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma membuka secara resmi kegiatan Intervensi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan tersebut.

Pelaku UMKM Pangan Tanjungpinang Ikut Pelatihan Intervensi  Keamanan Pangan
TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma membuka secara resmi kegiatan Intervensi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan tersebut, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id TANJUNGPINANG- Kegiatan Intervensi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan yang diselenggarakan oleh BPOM bekerja sama dengan Kantor Direktorat Jendral Pajak Tanjungpinang di Aula Poltekes Kemenkes Kota Tanjungpinang, Rabu (26/6/2019).

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma membuka secara resmi kegiatan Intervensi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan tersebut.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 250 berbagai UMKM atas kelolaan Organisasi Masyarakat seperti IPEMI, Aisyiyah dan UMKM yang dikelola oleh Pemerintah Daerah.

Rahma menjelaskan, Intervensi Keamanan Pangan Bagi UMKM Pangan ini merupakan upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dunia usaha serta masyarakat.

"Secara sinergis, menumbuhkan iklim yang kondusif untuk pengembangan usaha bagi UMKM sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri," ujarnya, Rabu (26/06/2019).

Gara-gara Nonton Spice Girls, Emma Stone Alami Cidera Bahu Sebelum Syuting Film Disney Cruella

Hasil Kalteng Putra vs Bali United, Ricky Fajrin Cetak Gol, Babak I Bali United Unggul 1-0

BNN Kota Tanjungpinang Kok Gelar Lomba Mewarnai, Ini Tujuannya

Nilu Kentari Minum 21 Butir Obat Perangsang saat Lahirkan Bayi Kembar, Potong Sendiri Tali Pusar

Rahma pun mengharapkan, UMKM Pangan akan meningkat pengetahuan, pemahaman dan keterampilannya tentang keamanan pangan dalam memproduksi pangan yang aman dan bermutu.

"Dengan memperoleh Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan, masyarakat terlindungi dari konsumsi pangan yang tidak aman dan tidak bermutu," ucap Rahma.

Kepala Kantor Pajak Kota Tanjungpinang Dadang menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kerja sama yang telah dijalin kantor pajak terkait pembinaan UMKM melalui program BDP dengan 27 intansi di antaranya 21 BUMD dan 6 intansi lainnya.

"Kegiatan dengan Badan POM saat ini merupakan salah satunya wujud yang telah kami jalin terkait dengan pembinaan UMKM", ungkapnya. 

Dadang menjelaskan bahwa, dukungan terhadap UMKM ini menjadi penting.

Sebab, berdasarkan catatan, hampir 96 persen menyerap tenaga kerja serta berkontribusi 60 persen terhadap produk domestik bruto. (tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved