5 Jam di Sidang Putusan, Ekspresi Bambang Widjojanto ini Dosorot Karena Bikin Penasaran

Sepanjang persidangan, sembilan hakim MK secara bergantian membacakan isi berkas putusan. Selama itu pula, peserta sidang harus menyimak dan menden

5 Jam di Sidang Putusan, Ekspresi  Bambang Widjojanto ini Dosorot Karena Bikin Penasaran
Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN), Bambang Widjojanto (kanan) bersama Anggota Tim Hukum BPN, Denny Indrayana menghadiri sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - ‎Sidang pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019) kini tengah diskors.

Sidang sebelumnya resmi dibuka untuk umum pukul 12.40 WIB, sampai akhirnya pukul ‎15.56 WIB sidang diskors untuk salat ashar.

Sepanjang persidangan, sembilan hakim MK secara bergantian membacakan isi berkas putusan.

 
Selama itu pula, peserta sidang harus menyimak dan mendengarkan.

Lantas bagaimana ekspresi dari tim hukum Prabowo-Sandiaga ‎selaku pihak pemohon?

Amatan Tribunnews.com, tim hukum 02 dikomandani oleh Bambang Widjojanto.

Selama persidangan Bambang Widjojanto lebih banyak mencacat di beberapa lembar kertas yang ada di mejanya.

Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini sesekali merapikan bajunya. Untuk menghela kantuk, dia tampak memejamkan mata beberapa menit.

Terkadang, Bambang juga menyimak dengan khusyuk materi yang dibacakan oleh majelis hakim. Dia bahkan menulis sambil memegang dahi.

Sementara Denny Indrayana yang juga bagian dari tim hukum 02‎, lebih banyak mendengarkan paparan majelis hakim.

Dia juga kerap memperbaiki posisi duduknya serta berpangku dagu. Beberapa kali Denny sempat melepas kaca matanya., (***)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 4 Jam Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019, Begini Ekspresi Tim Hukum Prabowo-Sandiaga

Editor: Aminnudin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved