Atasi Kebocoran Flyover Laluan Madani Batam, ATB Mulai Bangun Jalur Distribusi Baru

PT Adhya Tirta Batam (ATB) telah memulai proses pembangunan jalur distribusi baru sebagai bagian dari tahapan proses perbaikan kebocoran pipa distribu

Atasi Kebocoran Flyover Laluan Madani Batam, ATB Mulai Bangun Jalur Distribusi Baru
ist
Pekerjaan Perbaikan Kebocoran Pipa Distribusi DN 600mm di Flyover Laluan Madani telah memasuki tahapan pemasangan jalur pipa distribusi baru 

“Pipa bocor steel 600mm di flyover nantinya akan diputus di depan gedung M3G dan di depan jembatan RS Awal Bros,” jelasnya. 

Setelah jalur baru selesai, maka distribusi air akan dialihkan melalui jalur baru sehingga gangguan suplai hanya akan terjadi saat pemindahan jalur distribusi.

Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk pemindahan jalur distribusi sekitar 5 jam.

 “ATB akan menginformasikan kepada pelanggan dua hari sebelum gangguan terjadi. Area terdampak adalah Baloi Mas dan sekitarnya,” jelas Maria. 

 ATB mengimbau kesadaran semua pihak untuk melaporkan kebocoran yang ditemui. Jika dibiarkan berlarut-larut, maka kebocoran akan membawa dampak negatif, baik secara materil maupun kualitas pelayanan.

Potensi kerugian materil akibat kebocoran di flyover Laluan Madani diperkirakan mencapai Rp 70 juta/bulan.

Selain itu, tekanan air pada jalur distribusi air di area Baloi Mas akan rendah. Performa tanki Ozon juga dipastikan menurun.

Kebocoran di oprit jembatan juga berpotensi membahayakan struktur jalan layang kebanggaan masyarakat Batam tersebut.

Kebocoran bisa membuat struktur tanah di flyover menurun dan jalan utama akan selalu basah. 

Data yang dipaparkan Maria, jumlah kebocoran pipa di Batam ternyata cukup tinggi. Selama rentang 2 tahun terakhir, jumlah kebocoran mencapai 198 titik setiap bulannya. Kebocoran akibat pihak ketiga rata-rata berada di atas angka 150 titik.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved