Idrus Marham Bisa Lolos dari Rutan KPK, Ombudsman Malah Temukan Idrus Berkeliaran di Kuningan

Namun ironisnya, Idrus Marham justri didapati tengah berkeliaran bebas di luar Rutan KPK, pada Jumat (21/6/2019) lalu.

Idrus Marham Bisa Lolos dari Rutan KPK, Ombudsman Malah Temukan Idrus Berkeliaran di Kuningan
Tribunnews.com/Theresia felisiani
Idrus Marham mengenakan baju tahanan KPK, setelah diperiksa, Jumat (31/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Idrus Marham, terpidana kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 seharus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun ironisnya, Idrus Marham justri didapati tengah berkeliaran bebas di luar Rutan KPK, pada Jumat (21/6/2019) lalu.

Idrus Marham ditemukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya sedang berkeliaran di kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

Saat itu dipastikan Idrus Marham tidak diborgol.

Selain itu Idrus Marham juga tidak memakai rompi oranye seperti ketentuan bilamanana tahanan KPK sedang ada keperluan.

Lalu Idrus Marham juga kedapatan menggunakan handphone yang mestinya tidak diperbolehkan bagi seorang tahanan KPK.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Jakarta Raya, Teguh P Nugroho mengatakan berdasarkan temuan itu pihaknya memanggil pihak terkait di KPK dan meminta keterangan mereka atas hal itu, Jumat (28/6/2019) besok.

Ini Foto-foto Ekspresi Kekalahan Prabowo, Sandiaga dan Tim Pendukung

Walau Kecewa Dengan Keputusan MK, Prabowo Katakan Dirinya Tetap Patuh Dengan Konstitusi

Jokowi Yakin Semua Elemen Masyarakat Mempunyai Semangat yang Sama Tidak Ada Lagi 01 Atau 02

Keputusan MK Kemenangan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia, Bukan Kemenangan Satu Pihak

"Permintaan keterangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh Ombudsman RI terkait pengawasan pelayanan publik sebagai upaya untuk melakukan perbaikan terhadap kualitas pelayanan publik di Indonesia," kata Teguh kepada Warta Kota, Kamis (27/6/2019).

Adapun pihak yang akan dimintai keterangan kata Teguh adalah Karutan Cabang KPK, Kabiro Umum KPK up Bagian Pengamanan Tahanan dan Direktur Pengawasan Internal KPK.

Permintaan keterangan tambah Teguh merupakan bentuk pengawasan Ombudsman Republik Indonesia kepada para penyelenggara pelayanan publik.

"Dan tidak dalam kerangka melemahkan KPK atau menghalangi upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK," katanya.

Halaman
123
Editor: Thom Limahekin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved