ANAMBAS TERKINI

Soal aksi Demo AMPD di Anambas, Bawaslu Kepri Angkat Bicara

Menurutnya, sah-sah saja ketika disinggung mengenai aksi yang salahsatu fokus tuntutannya meminta komisioner Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas mundu

Soal aksi Demo AMPD di Anambas, Bawaslu Kepri Angkat Bicara
Tribun/istimewa
Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Sjahri Papene 

Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Aksi yang dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat tanggapan dari Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri, Sjahri Papene.

Ia meyakini, aksi yang dilakukan oleh massa AMPD pada hari ini, memiliki maksud serta harapan yang baik. "Saya yakin kita semua mempunyai semangat yang sama dalam menegakkan keadilan Pemilu," ujarnya melalui What's App kepada Tribun Kamis (27/6/2019).

Menurutnya, sah-sah saja ketika disinggung mengenai aksi yang salah satu fokus tuntutannya meminta komisioner Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas mundur dari jabatannya karena dinilai gagal dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Sjahri menjelaskan, Undang Undang menjamin setiap warga Negara untuk menyampaikan pendapatnya. Ia juga menjelaskan, dalam melaksanakan kerja dalam bidang pengawasan, pencegahan serta penindakan Pemilu, Bawaslu tetap berpegang pada aturan Undang Undang yang berlaku, termasuk standar operasional dalam setiap penanganannya.

"Sepanjang (aksi) itu dilakukan sebagaimana aturan ‎yang ada, tentu sah-sah saja. Karena Undang Undang menjamin setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat," ungkapnya.

Sjahri pun tidak mengelak kalau Anambas masuk dalam kategori rawan untuk pelanggaran Pemilu berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019.

Hal ini menurutnya sebagai bentuk pencegahan sehingga diharapkan dapat meminimalisir segala bentuk pelanggaran.

"Untuk 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepri, Kabupaten Kepulauan Anambas masuk sebagai daerah kategori rawan," bebernya.

‎Pantauan Tribun di depan Tugu Buak jalan Hang Tuah Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan belum terlihat adanya aktivitas massa, meskipun sudah ada beberapa perwakilan AMPD yang berad di kedai kopi yang letaknya bersebelahan dengan lokasi Tugu Buak.

Asril Masbah, Ketua AMPD Kabupaten Kepulauan Anambas yang ditemui di salahsatu kedai kopi yang ada di depan Tugu 'Burung Hantu' ini mengatakan, ‎kalau aksi baru akan dilakukan sekitar pukul 1 siang. Waktu aksi ini akhirnya disepakati setelah adanya permintaan dari Polres Anambas dikarenakan adanya kegiatan dari Polres Anambas pada waktu yang diminta oleh massa AMPD dalam surat yang disampaikan sebelumnya ke Polres. "Insya Allah pukul satu siang nanti," ujarnya.

(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved