Status Mindo Sebagai Mantan Perwira Polisi Buat Kalapas Perketat Pengawasan, Takut Mindo Lari, Pak?

Kelihaian Mindo Tampubolon sebagai mantan anggota polisi berpangkat AKBP menjadi pertimbangan tersendiri bagi Kepala Lapas Kelas IIA Barelang

Status Mindo Sebagai Mantan Perwira Polisi Buat Kalapas Perketat Pengawasan, Takut Mindo Lari, Pak?
Tribunnewsbatam/apr
AKBP Mindo Tampubolon

TRIBUNBATAM.id - Kelihaian Mindo Tampubolon sebagai mantan anggota polisi berpangkat AKBP menjadi pertimbangan tersendiri bagi Kepala Lapas Kelas IIA Barelang Kota Batam, Provinsi Kepri.

Karena itu, Mindo Tampubolon mendapat perlakuan khusus berupa pengawasan yang lebih ketat. 

Perlakuan khusus terhadap terpidana Mindo Tampubolon dilakukan oleh pihak Lapas Kelas IIA Barelang Batam, Provinsi Kepri, tempat dia dititipkan oleh Kejari Kota Batam.

Perlakuan khusus tersebut diungkapkan oleh Kepala Lapas Kelas II A Barelang Kota Batam Surianyo, kepada TRIBUNBATAM.id  pada Rabu (26/6/2019).

"Maksudnya perlakuan khusus bukan fasilitas, namun pengawasannya," kata Surianto.

Dia mengatakan setiap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang baru masuk diperlakukan secara khusus sesuai karakter WBP tersebut.

"Jadi kita tidak bisa samakan semua, Lapas ini tempat pembinaan jadi yang pertama kita lakukan itu adalah mempelari karakter WBP tersebut," kata Surianto.

Mindo Tampubolon sendiri sebagai mantan polisi yang terdidik, terampil dan terlatih tidak bisa disamakan dengan WBP lainnya.

 Live Streaming Gambit Esport vs Ninjas in Pyjamas EPICENTER Major Malam Ini Jam 23.30 WIB

 Pengusaha Berharap Putusan MK Berikan Kepastian: Jangan Karena Masalah Politik Investor Kabur

 Live Streaming Kompas TV Sidang Putusan MK Kamis 27 Juni 2019, Mulai Pukul 12.30 WIB

 Sikap Habib Rizieq Shihab dengan Prabowo jadi Sorotan Jelang Sidang Putusan MK

"Jadi kita berikan perlakuan khusus. Artinya selama mempelajari karekter WBP tersebut," kata Surianto.

Surianto menjelaskan di Lapas sendiri banyak tahanan mantan anggota baik Polisi dan TNI.

Halaman
1234
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved