Breaking News:

Syarat Kepentingan Politik dalam Aksi PA 212 di Gedung MK, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama

"Kami Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta mengajak semua lapisan masyarakat tidak menggubris atau mengikuti ajakan kegiatan aksi demonstrasi yang dibu

Istimewa
Aksi PA 212 di Gedung MK Syarat Kepentingan Politik, Forum Da'i Muda Kecam Politisasi Agama 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -  Aksi halal bihalal yang akan digelar jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) oleh sejumlah ormas Islam dinilai kepentingan politik.

Untuk itu, Forum Silaturahmi Da’i Muda Jakarta (FSDMJ) menolak segala bentuk politisasi kegiatan halal bihalal yang akan dilangsungkan di halaman MK tersebut.

"Kami Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta mengajak semua lapisan masyarakat tidak menggubris atau mengikuti ajakan kegiatan aksi demonstrasi yang dibungkus dengan embel-embel acara halal bi halal," ujar juru bicara Forum Silaturahmi Da'i Muda Jakarta, Rikal Dzikri dalam keterangan persnya dikawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Rikal meminta semua pihak tidak mengatasnamakan umat islam termasuk membungkus agenda politik terselubung.

Dua Petani Ditemukan Tewas Digorok,Polisi: Kami Tidak Bisa Menduga Pelakunya MIT

Divonis 5 Bulan Penjara, Vanessa Angel Sempat Menangis dan Ingin Pulang

Viral di Medsos! Ada Kolam Renang, Begini Penampakan Perumahan di Atas Trade Mall Thamrin City

Ada Kelompok yang Tak Ingin Rekonsiliasi Jokowi dengan Prabowo, Moeldoko: Sudah Kami Petakan

"Kami pun meminta dan mengajak kepada semua pihak untuk mendorong dan menciptakan situasi damai dan memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa ini,"terang Rikal

Rikal pun mengajak semua masyarakat agar bersama-sama menolak dan melawan pihak-pihak manapun yang melakuka upaya-upaya anarkis dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami juga berharap agatv semua pihak bisa menerima apapun keputusan hasil sidang PHPU 2019 oleh MK yang sudah berlangsung secara professional dan terbuka,"pungkasnya.

Sementara itu, Habib Salim Jindan meminta kepada aparat untuk bertindak tegas terhadap pembuat onar pada acara halal bihalal tersebut. Bahkan jika perlu aparat melakukan tembak ditempat pelaku rusuh.

"Seluruh elemen masyarakat tidak usah memenuhi undangan tersebut, Jika ada yan g rusuh, kami minta supaya ditembak di tempat," ujar Habib Salim Jindan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

Menurutnya undangan halal bihalal di depan gedung MK menjelang putusan sidang gugatan Pilpres hanya merupakan kamuflase politik.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved