Batam Jadi Tempat Pembuangan Limbah Plastik, DPRD Batam Mintak Limbah Dikembalikan Kenegara Asal

Usai sidak terkait perizinan perusahan plastik yang dilakukan Komisi I beberapa hari lalu, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam juga turut meninjau

Batam Jadi Tempat Pembuangan Limbah Plastik, DPRD Batam Mintak Limbah Dikembalikan Kenegara Asal
TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang
Limbah plastik yang diletakkan di daerah Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri selama ini. Baru pada Jumat (28/6/2019) kasus limbah itu baru diserahkan ke DLH Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Usai sidak terkait perizinan perusahan plastik yang dilakukan Komisi I beberapa hari lalu, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam juga turut meninjau ke lokasi perusahaan yang sama, Jumat (28/6/2019).

Hal ini dibeberkan oleh Anggota Komisi III DPRD Batam, Werton Panggabean.

Werton mengakui di Batam ini sudah menjadi tempat pembuangan limbah plastik dari luar negeri yang dilakukan beberapa perusahaan.

Ironisnya lagi plastik tersebut sudah bercampur dengan limbah lainnya.

Azriel Hermansyah Rayakan Ultah, Krisdayanti Tidak Hadir, Ini Ungkapan Hati Istri Raul Lemos Itu

PT Unisem Tutup, Begini Tanggapan Direksi Ketika Ditanya Nasib Ratusan Karyawan yang Bekerja Disana

Tanggapi Rencana Kubu Prabowo-Sandiaga Bawa Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional, Ini Kata KPU

Prajurit TNI AL dan Pelajar Ikuti Aksi Serbuan Teritorial TNI 2019 di Kampung Wisata Tanjungpinang

"Kami sudah turun juga ke lapangan di beberapa perusahaan pengimpor limbah plastik. Faktanya itu limbah plastik banyak bercampur bahan lainnya dan ada juga yang sudah berminyak. Inilah yang akan kami RDP kan dengan mengundang pemilik perusahaan," ujarnya.

Nantinya seperti apa rekomendasi Komisi III DPRD Batam terkait impor limbah plastik oleh beberapa perusahaan importir di Batam, Werton menegaskan limbah plastik itu harus dikembalikan ke negara asal atau reekspor.

Jorge Lorenzo Dipastikan Absen dalam MotoGP Belanda 2019, Stefan Bradle Jadi Pengganti?

Helikopter MI-17 Milik Penerbangan TNI AD Hilang Kontak Saat Terbang dari Bandara Oksibil ke Sentani

4 Tips Agar Proses Permohonan Membeli Rumah KPR Langsung Disetujui Bank

Hasil FP2 MotoGP Belanda - Aseen Milik Yamaha. Vinales Bersaing dengan Quartararo. Bagaimana Rossi?

"Kalau ditanya pemilik perusahaannya, mereka tak akan mengakui kalau itu limbah plasti. Mereka pasti bilang itu bahan baku.

Tapi faktanya berkata lain, itu jelas-jelas limbah plastik, lebih banyak limbahnya daripada bahan baku plastiknya," tegasnya mengakhiri.

Ia menambahkan harusnya DLH juga sudah bisa mengumumkan hasil laboratorium terkait penemuan 65 kontainer plastik yang diduga limbah B3. Pasalnya hasil tersebut sudah keluar.

"DLH harusnya bisa mengumumkan hasil lab ini," tegas Werton. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved