Mengungkap Sosok 'Hantu' Ali Kalora, Jadi Target Kapolri, Bikin Teror Warga dan Mutilasi Korbannya

Keduanya, kata Dedi, diduga dibunuh karena tidak menyerahkan hasil kebun yang diminta pelaku.

Mengungkap Sosok 'Hantu' Ali Kalora, Jadi Target Kapolri, Bikin Teror Warga dan Mutilasi Korbannya
ISTIMEWA
Sosok Ali Ahmad alias Ali Kalora 

TRIBUNBATAM.id -  Belakangan jadi pemberitaan sosok Ali Kora.

Dilansir dari TribunSolo.com, Ali Kalora diduga menjadi dalang di balik pembunuhan dua warga sipil di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Sebagaimana dikatakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo

kelompok Ali Kalora itu beranggotakan sembilan orang.

Menurut Dedi, Ali Kalora cs juga memiliki tiga senjata api.

Ali Kalora selama ini kerap dituding sebagai dalang kejahatan di sekitaran Poso.

Salah satunya adalah pembunuhan yang diperkirakan terjadi pada Selasa (26/6/2019) lalu.

Foto baliho DPO terbaru jaringan Santoso kelompok Ali Kalora pada Jumat (23/9/2016)
Foto baliho DPO terbaru jaringan Santoso kelompok Ali Kalora pada Jumat (23/9/2016) (Kontributor Poso Kompas TV, Mansur)

Kedua korban dengan inisial T dan P diketahui tewas karena benda tajam, setelah dilakukan autopsi.

Keduanya, kata Dedi, diduga dibunuh karena tidak menyerahkan hasil kebun yang diminta pelaku.

 

 

Legalisasi Kampung Tua Tanjunguma Paling Sulit, Begini Pesan Rudi Kepada Warga

PNS yang Menghina ART Dihukum Bersalah dan Langsung Dikeluarkan dari Kantor, Ini Reaksinya

 

Diketahui, T dan P tewas digorok oleh komplotan teroris Ali Kalora di pegunungan Tokasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.

Atas aksi teror Ali Kalora cs ini, warga mengaku ketakutan.

Mereka juga berpikir akan meninggalkan kampung dan kebun yang selama ini menjadi mata pencaharian mereka.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved