Di KTT G20, Trump Gertak Erdogan Karena Beli Rudal S-400, Erdogan Malah Lapor Putin

Momen ini menjadi kesempatan bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Di KTT G20, Trump Gertak Erdogan Karena Beli Rudal S-400, Erdogan Malah Lapor Putin
Newsweek
Presiden Amerika, Donald Trump dan Presiden Turki, Recep Erdogan. Meski keduanya sekutu tapi hubungan sedang memanas. 

TRIBUNBATAM.id - KTT G-20 di Osaka Jepang menjadi momen pertemuan para kepala negara.

Momen ini menjadi kesempatan istimewa bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Di sela-sela pertemuan itu, Trump menyinggung soal Erdogan yang berencana membeli rudal S-400 dari Rusia.

Erdogan kala itu mendapat penentangan dari Trump.

Washington sudah menegaskan akan menentang pembelian S-400, dengan tenggat waktu diberikan hingga 31 Juli.

Jika tidak, Ankara bakal dikeluarkan dari program jet tempur F-35.

Trump mengukuhkan kembali posisi itu ketika bertemu Erdogan dalam agenda bilateral di sela penyelenggaraan KTT G-20 di Osaka, Jepang, selama dua hari.

"(Pembelian) itu jelas bermasalah. Tidak perlu dibicarakan lagi. Tidak baik. Tidak baik," kata Trump kepada Erdogan sebagaimana diberitakan AFP Sabtu (29/6/2019).

 Namun, dia menambahkan bahwa Turki merupakan teman baik.

"Kami merupakan mitra dagang yang besar, dan bakal berkembang lebih besar lagi," lanjut Trump.

Soerya Respationo Bertarung di Pilgub Kepri, Pasangan atau Lawan Nurdin Basirun? Ini Respon PDIP

Kapan Prabowo Ucapkan Selamat Kepada Jokowi? Mardani Ali: Mungkin Setelah Keputusan KPU

Kaesang Pangarep Iseng Komentari Foto Jokowi Bareng 5 Wanita Perkasa, Adik Gibran Mengadu ke Iriana

4 Terduga Pelaku Pembunuhan Anggota TNI Ditangkap, Inilah Identitas Pengeroyok Kopda Lucky Prasetyo

 

Washington sudah menyatakan jika hingga 31 Juli Turki tidak membatalkan pembelian S-400, maka Ankara bakal dikeluarkan dari program F-35, dengan pilot Turki yang tengah menjalani pelatihan bakal dipulangkan.

Keputusan Turki membeli S-400 telah menjadi perdebatan di kalangan anggota NATO dan juga AS yang tentu mengharapkan pemerintahan Erdogan lebih memilih rudal Patriot mereka.

Namun Ankara bersikeras meneruskan proses transaksi.

"Kami sudah menyelesaikan pembelian. Tuhan berkenan, sistem itu bakal dikirim bulan depan," ujar Erdogan.

Adapun kantor kepresidenan Turki menyatakan Erdogan berusaha meyakinkan Trump bahwa Turki bertekad untuk menjamin keamanan nasionalnya sendiri.

Erdogan juga membagi kekhawatiran bahwa ada upaya untuk "merusak kemitraan strategis mereka".

Trump menjawab dia berharap isu S-400 bisa diselesaikan tanpa merusak hubungan bilateral.

Adapun ketika bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Erdogan menuturkan bahwa kesepakatan sistem rudal itu merupakan "kepentingan utama" Turki.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kata Trump ke Erdogan : Beli Rudal S-400 dari Rusia Itu Bermasalah

Editor: Thom Limahekin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved