Breaking News:

Ayah Jual Demi Obati Anak Kena Kanker Otak Seorang Muadzin, Tawarkan Depan Rumah Bupati Karimun

Eli Krisrianto (54), ayah rela jual ginjal untuk obati anak terkena kanker otak di Karimun ternyata seorang muadzin.

Ayah Jual Demi Obati Anak Kena Kanker Otak Seorang Muadzin, Tawarkan Depan Rumah Bupati Karimun
TRIBUN BATAM/ADIF
Eli Kristianto (59), Warga Karimun, Kepri bentangkan poster bertuliskan jual ginjalnya demi pengobatan anaknya

Karakteristik muntah yang menjurus pada kanker otak adalah terjadi pada pagi hari tanpa adanya mual, terlebih jika diikuti tanda lainnya seperti sakit kepala.

Ciri-ciri Muntah karena kanker otak:
- Terjadi secara tiba-tiba tanpa penyakit tertentu sebelumnya
- Cairan muntah tidak normal (berwarna agak hijau)
- Terjadi bersamaan dengan sakit kepala.

4. Gangguan Penglihatan

Sebanyak 23 dari 50 peserta penelitian yang mengidap tumor otak mengalami gangguan penglihatan, artinya 46 persen dari penderita kanker otak mengalami hal ini.

Apa saja gangguan penglihatan yang dapat kita katakan sebagai ciri-ciri kanker otak?
- Melihat lampu seperti berkedip
- Penglihatan kabur
- Hanya mampu melihat lurus ke depan
- ‘Kehilangan’ teks ketika membaca
- Gangguan mata lainnya yang tidak lazim anda alami.

Gangguan penglihatan disebabkan oleh adanya saraf mata yang terganggu karena tumor otak.

Hal ini juga tergantung lokasi dari kanker otak tersebut.

5. Kesulitan Saat Bergerak

21 dari 50 penderita kanker otak yang diteliti mengalami kesulitan saat bergerak, artinya 42 persen terjadi pada penderita kanker otak.

Tumor pada otak tentu akan membatasi fungsi otak normal manusia, salah satunya adalah sebagai motor penggerak tubuh.

Bagaimana contohnya?
- Seorang dengan tumor di otaknya akan mengalami kesulitan dalam bergerak di salah satu sisi tubuhnya.
- Berjalan tidak seimbang/kehilangan keseimbangan
- Sering tersandung atau bersandar di dinding ketika berjalan
- Sulit berkoordinasi ketika bergerak

Penyebab

Kesulitan bergerak merupakan akibat dari rusaknya saraf akibat kanker otak, otak adalah motor penggerak dan pengontrol organ tubuh lainnya, kerusakan akan membuat anda susah bergerak.

6. Kejang-Kejang

Cukup banyak yang mengalami kejang-kejang ketika terkena kanker otak, setidaknya 21 dari 50 peserta mengalami hal ini (36 persen).

Kejang-kejang ini terjadi karena aktivitas motorik pada otak tidak normal.

Berikut beberapa karakteristik kejang pada penderita kanker otak
- Serangan terjadi mendadak (tanpa tanda)
- Diikuti kehilangan kesadaran pada tubuh dan kontraksi otot
- Kehilangan kontrol fungsi tubuh
- Menggigit lidah
- Tidak bernafas jangka pendek (30 detik), menjadi biru kehitaman
- Durasi kejang pendek 2-3 menit

7. Kebutaan

Sebanyak 10 responden dari 50 mengalami kebutaan ketika mengalami kanker otak, setidaknya ada 20 persen dari mereka yang mengalami ciri-ciri ini.

Kebutaan merupakan ciri-ciri kanker otak stadium lanjut ketika sebagian besar tumor telah menjalar hingga mengganggu bagian mata.

8. Demensia

Penelitian ini memang salah satu yang cukup mengejutkan di mana demensia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan kelainan pada otak.

Setidaknya ada 14 persen atau 7 dari 50 orang yang menderita tumor otak mengalami gejala ini.

9. Ketidaksadaran

Ketidaksadaran dialami setidaknya 14 perseb atau 7 dari 50 penderita tumor otak, gejala ini adalah efek lanjut atau kronis dari tumor otak jika telah mencapai stadium lanjut.

Tumor yang menjalar di otak jika semakin besar akan membuat anda kehilangan kesadaran, lupa, dan ketidaktahuan mengenai lingkungan dan kejadian sekitar.

10. Gangguan Kesadaran

Gangguan kesadaran ini merupakan efek sebelum terjadinya ketidaksadaran, ada 3 orang atau 6 persen yang mengalami gangguan kesadaran ini.

Apa saja indikasi kesadaran yang di maksud:
- Sering terkejut
- Sering bengong
- Sering lupa apa yang dilakukan

11. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan juga di alami sekitar 6 persen dari penderita kanker otak, masih belum dapat dijelaskan secara mendetil mengenai penyebabnya.

Namun hal ini disinyalir karena kemampuan kognitif dan aktivitas yang sudah tidak normal lagi sehingga mempengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan yang berdampak pada penurunan berat badan.

12. Demam

Demam mungkin tidak disangka sebagian orang dapat menjadi gejala kanker otak yang sangat mematikan.

Penyakit umum seperti ini memang cukup berbahaya jika kita kaitkan pada kanker otak.

Ada 6 persen responden yang mengalami demam sebagai gejala yang ditimbulkan akibat kanker otak.

 (ayf)

Penulis:
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved