Kunjungi BP Batam, Perusahaan Rental Pakaian dan Tas Style Theory Tangkap Peluang Bisnis di Batam

Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan investor Singapura, perusahaan Styles Theory di ruang rapat Gedung Marketing BP Batam, Senin (1/7)

Kunjungi BP Batam, Perusahaan Rental Pakaian dan Tas Style Theory Tangkap Peluang Bisnis di Batam
ist
Suasana pertemuan antara tim BP Batam dan Styles Theory di ruang rapat Gedung Marketing BP Batam, Senin (1/7) pagi. Dalam pertemuan itu, Styles Theory mengungkapkan ketertarikannya untuk membuka bisnis pemeliharaan terhadap produk berupa pembersihan, perbaikan, perawatan barang di Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan investor Singapura, perusahaan Styles Theory di ruang rapat Gedung Marketing BP Batam, Senin (1/7) pagi. Kunjungan bertujuan, untuk mengetahui lebih detail tentang tata cara berinvestasi di Batam, khususnya mengenai ekspor-impor barang.

Diketahui, Styles Theory merupakan perusahaan yang didirikan oleh Christopher Revandus Halim, berupa aplikasi sewa baju bermerk yang pertama kali diluncurkan di Singapura dan mulai masuk ke Indonesia pada November 2017 tahun lalu.

Lewat aplikasi Style Theory, kegiatan menyewa pakaian bermerk ini dapat dilakukan tanpa batas.

Aplikasi ini memberikan kesempatan kepada para penggunanya untuk bergaya sesuai pilihan konsumen.

Buka Satu Jurusan Baru PPDB, SMK Negeri 7 Batam Gunakan Tes Buta Warna Bagi Calon Siswa Baru

SMKN 7 Batam Buka Satu Jurusan Baru, Untuk Jurusan Ini Tim Seleksi Gunakan Tes Buta Warna

Ashanty Digugat Martin Pratiwi, Berawal dari Bisnis Kecantikan Hingga Merugi Rp 9,4 Miliar

Lelang Jabatan di Pemko Batam, 10 Nama Berebut 2 Posisi, Ini Jabatan yang Diperebutkan

Dan perwakilan Styles Theory ini, juga mengungkapkan ketertarikannya untuk membuka bisnis pemeliharaan terhadap produk berupa pembersihan, perbaikan, perawatan barang di Batam.

Setelah melakukan pemeliharaan di Batam, maka produk-produk tersebut akan diekspor kembali ke Singapura.

"Untuk kegiatan rental dilakukan di Singapura.Jadi di Singapura pun kita ada gudangnya tersendiri. Pengiriman dilakukan ke Batam hanya untuk pemulihan saja, kemudian dikirim lagi ke Singapura untuk disimpan lagi," kata Co Founder CEO Style Theory, Christopher Revandus Halim, dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun.

Ia juga berharap, kegiatan ekspor-impor produk yang akan dilakukan di Batam bisa berjalan dengan lancar. Tidak ada ketundaan yang berlangsung lama.

Sakit Hati Dihina Bau Ikan Asin, Mbak You Sebut Sosok Ini Mampu Membuat Fairuz A Rafiq Kuat

Hut Bhayangkara ke 73, Polresta Barelang Bagi SIM Gratis Untuk Orang yang Lahir di Tanggal 1 Juni

Juventus Bertabur Bintang Musim Depan, Selain Ronaldo, Ada Pogba, Ramsey dan De Ligt

PPDB 2019 Tuai Polemik, Bima Arya: Kalau Ada yang Sebut Zonasi Tujuannya Baik, Hari ini Kami Kritisi

Menanggapi hal ini, Plh. Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Evy Elfiana Bangun menjelaskan, beberapa peraturan dan dokumen yang harus dilengkapi oleh Style Theory, sebelum memulai bisnisnya di Batam.

"Untuk kategori perusahaan cabang tidak diperkenankan melakukan maintenance di Batam. Dikarenakan adanya kegiatan usaha yang dilakukan. Sebab untuk maintenance pasti memerlukan tempat (bangunan), peralatan, sampai tenaga kerja, sehingga memang harus ada modal yang ditanamkan untuk didata," ujar Evi.

Namun, untuk kegiatan pemeliharaan produk itu, Evi mengatakan, terbuka untuk asing 100%. Evi juga memberikan penjelasan, setiap kali melakukan ekspor-impor barang, perusahaan harus melengkapi izin dari BP Batam, dengan proses maksimal 4 hari.

"Kami menyambut baik inisiasi dari Style Theory untuk berinvestasi di Batam dan akan kami pandu dokumen-dokumen yang diperlukan melalui Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) BP Batam," katanya. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved