BINTAN TERKINI

Polisi Bidik Dugaan Korupsi Dana Desa di Bintan

Tim Reskrim mulai menaksir dan menghitung nilai kerugian negara yang timbul dari pengadaan atau pembuatan bagan(kelong).

Polisi Bidik Dugaan Korupsi Dana Desa di Bintan
net
01072019_ilustrasi. dana desa 

Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi simamora

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Babak baru penanganan kasus dugaan tindak pidana dugaan korupsi dana desa di Desa Kukup, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan dimulai.

Dana desa yang diselidiki ini adalah dana desa tahun angaran 2016-2017.

Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Bintan langsung oleh  Unit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) Satreskrim Polres Bintan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, saat ini sudah tahap penyelidikan lanjutan.

Tim sudah mulai menaksir dan menghitung nilai kerugian negara yang timbul dari pengadaan atau pembuatan bagan(kelong).

Hotman Paris Kesal Sang Putra, Fritz Hutapea Tiru Gayanya dengan Wanita Seksi di Bali: Mau Ditabok?

PPDB SMA Kota Tanjungpinang, Cek Penjelasan Jalur Zonasi, Daya Tampung & Alur Pendaftaran

Dewi Praswida Salaman Paus Fransiskus Mendunia, Mahasiswi Asal Semarang Ini Sebut Perdamaian

Vanessa Angel Tiba di Jakarta, Inilah Penampilannya Setelah Bebas

Tidak hanya itu dalam tahapan penyelidikan, tim juga sudah melakukan pengumpulan bahan data dan keterangan(pulbaket) dengan terjun langsung ke lokasi ke desa Kukup, dan memintai keterangan sejumlah aparat desa terkait.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana yang dikonfirmasi menyatakan, pihaknya masih terus bekerja agar kasur dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat ini segera rampung.

"Masih terus lanjut, kita masih mengitung-hitung nilai kerugiannya,"ujar Yudha beberapa hari lalu.

Ia juga menyampaikan, sejumlah pihak juga sudah diperiksa, untuk dimintai keterangan terkait hal itu.

Saat ini kita masih meminta keterangan dan periksa dari sejumlah pihak terkait,"tuturnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Kepala Inspektorat Bintan Raja Akib menuturkan, sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian agar penenaganan berjalan lancar.

"Sampai sejauh ini kita sudah jalin koordinasi dengan pihak kepolisian. Jika penyidik sudah menemukan jumlah kerugian negara, kita upayakan kerugian negara itu segera dikembalikan sebelum kasus ini naik ke penyidikan, dan kita tunggu saja,"pungkasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved