Rudi Pesan Agar Jemaah Haji Batam Tak Khawatir Tinggalkan Keluarga Saat Ibadah Haji

Calon jemaah haji asal Batam akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah dalam empat kelompok terbang (kloter). Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako

Rudi Pesan Agar Jemaah Haji Batam Tak Khawatir Tinggalkan Keluarga Saat Ibadah Haji
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Jemaah Calon Haji di Embarkasi Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Calon jemaah haji asal Batam akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah dalam empat kelompok terbang (kloter). Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Riama Manurung mengatakan ada empat calon jemaah haji Batam yang masuk kloter tambahan.

"Calon jemaah haji Kota Batam berangkat dalam kloter 1 sebanyak 256 orang, kloter 17 sejumlah 183 orang, kemudian 227 orang di kloter 28, serta 4 orang di kloter 29," ujar Riama, saat kegiatan manasik haji di Aula PIH Batam Center, Senin (1/7), dalam rilis yang diterima Tribun.

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Batam, M Amanuddin mengatakan, pelayanan kepada jemaah haji dari tahun ke tahun terus ada perbaikan. Baik oleh pemerintah Republik Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi.

"Kalau jemaah haji dulu harus masak. Sekarang tak perlu lagi. Sudah disediakan semua oleh pemerintah. Tahun lalu memang sempat tidak ada makanan beberapa hari jelang lempar jumroh. Tapi itu pun karena mobil tidak bisa masuk ke hotel," terangnya.

Fakta-fakta Postingan Viral Emak-emak Ajak Pihak Sekolah Tak Pajang Foto Presiden dan Wakil Presiden

Darurat Kekeringan di Jawa, ACT Siap Pasok Air Bersih

Saksi Mata Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Thoriq Rizkiy Maulidan Ingin Kejar Sunset

Kalah dari Bhayangkara, Persib Masih Hadapi Persija dan Persebaya, Ini Kata Pelatih Robert Alberts

Layanan juga diyakini bisa meningkat dengan adanya Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Melalui sistem ini pemerintah bisa memantau kondisi jemaah setiap waktu.

"Ada siskohat. Kita akan pantau bagaimana kondisi jemaah kita dari hari ke hari, jam ke jam," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Rudi berharap para jemaah tidak khawatir saat meninggalkan keluarga selama beribadah. Karena ia yakin Allah akan melindungi, dan pemerintah di daerah serta masyarakat Batam umumnya akan diberi kekuatan untuk bersama menjaga keluarga jemaah.

"Kalau ada apa-apa bisa hubungi saya. Kalau ke saya sulit, sampaikan ke pak wakil wali kota. Karena beliau juga berangkat. Nanti pak wakil yang sampaikan ke saya," kata Rudi.

Dan kepada para jemaah, ia berpesan agar menjaga kekompakan dan saling membantu selama perjalanan ibadah. Selain itu tak perlu terpancing emosi di tengah jutaan umat muslim yang sama-sama menjalankan haji.

Terpaut Usia 31 Tahun, Ini Lima Fakta Tentang Nyonya Wakil Presiden RI Maruf Amin

Diduga Helikopter Milik TNI AD Hilang Kontak di Balik Gunung yang Sakral di Papua, Ini Kata Tim SAR

Lima Jenis Makanan yang Justru Jadi Racun Bagi Tubuh Kalau Dimasak Ulang

UPDATE Demo Hong Kong Semakin Tak Terkendali, Berlanjut Hingga Malam, Kuasai Gedung Legislatif

"Sabar. Jalani saja. Kalau sudah ada yang mengatur, misal jadwal lempar jumroh, ikuti saja. Tak perlu merasa kuat, malah takabur, itu yang bisa mendatangkan celaka," pesan Rudi.

Pada kesempatan itu, calon jemaah haji juga ditepuk tepung tawar. Ini merupakan ritual kebudayaan melayu sekaligus doa selamat. Pelaksanaan tepuk tepung tawar dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah kepada perwakilan jemaah dari 12 kecamatan di Kota Batam. (*/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved