BATAM TERKINI

38 Kontainer Limbah Plastik di Pelabuhan Batu Ampar Batam Positif B3, Ini Tindakan Bea Cukai

38 kontainer limbah plastik di Pelabuhan Batuampar mengandung B3, 11 kontainer tercampur sampah dan 16 kontainer tidak mengandung B3 dan sampah.

38 Kontainer Limbah Plastik di Pelabuhan Batu Ampar Batam Positif B3, Ini Tindakan Bea Cukai
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) tipe B Batam merilis hasil pemeriksaan fisik terhadap 65 kontainer bermuatan plastik di Pelabuhan Batuampar, Batam, Kepri, beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan dilakukan tim gabungan terdiri dari Bea Cukai Batam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dan Sucofindo.

Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Tipe B Batam, Sumarna mengatakan, BC Batam telah menerima surat dari KLHK, Jumat (28/6/2019) lalu.

Surat itu intinya menyampaikan telaah atas hasil pemeriksaan fisik dan uji laboratorium.

Surat itu juga meminta BC untuk mengkoordinasikan pelaksanaan ekspor kembali.

Re ekspor ini dilakukan terkait limbah plastik yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) maupun limbah plastik yang tercampur sampah.

"Dari surat KLHK itu dinyatakan, ada 38 kontainer limbah plastik mengandung B3, 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah, dan 16 kontainer lainnya tidak mengandung B3 dan tidak tercampur sampah," kata Sumarna via pesan whatsaap-nya, Selasa (2/7/2019).

Minim Masalah, 3 Kampung Tua Ini Masuk Prioritas Legalitas Kampung Tua di Batam, Mana Saja?

Gaji ke 13 PNS Cair Hari Selasa (2/7/2019) Ini, Berikut Penjelasan dari Kementerian Keuangan

2 Pria Batam Palsukan Uang Senilai Rp 6 Juta, Begini Cara Mudah Bedakan Uang Palsu dan Uang Asli

Bermodal Printer dan Pensil Warna, 2 Pria di Sei Beduk Batam Cetak Uang Palsu hingga Rp 6 Juta

Kemudian, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2016 mengatur, importir wajib mengekspor kembali limbah plastik yang mengandung B3 dan yang tercampur sampah.

"Karena itu, terhadap 38 kontainer limbah plastik yang terkontaminasi limbah B3 maupun 11 kontainer limbah plastik yang tercampur sampah, wajib untuk segera direekspor (diekspor kembali)," ujarnya.

Ia melanjutkan, BC akan segera menindaklanjuti surat KLHK.

Yakni dengan meminta importir bersangkutan untuk mengekspor kembali limbah plastik itu ke negara asalnya. Sedangkan terhadap 16 kontainer lainnya, dapat diproses impornya sesuai ketentuan.

Sekadar informasi, 65 kontainer yang sebelumnya disegel BC Batam ini, punya empat perusahaan yang bergerak di bidang usaha plastik. Mereka yakni PT Arya Wiraraja Plastikindo, PT Royal Citra Bersama, PT Tan Indo Sukses dan PT Hong Tay.

Adapun negara tujuan re eskpor itu nantinya, antara lain Amerika, dan beberapa negara lain di kawasan Eropa. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved