HEADLINE TRIBUN BATAM

Gerindra Tolak Tawaran Menteri, Sandiaga Suka Jadi Oposisi

Sandiaga Uno akhirnya menyampaikan ucapan selamat kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

Gerindra Tolak Tawaran Menteri, Sandiaga Suka Jadi Oposisi
wahyu indri yatno
halaman 01 tribun batam 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Sandiaga Uno akhirnya menyampaikan ucapan selamat kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sedang Prabowo Subianto, mantan calon presiden, sampai saat ini belum memberi ucapan selamat.

"Untuk itu saya mengucapkan selamat bekerja, selamat menjalankan amanat rakyat, selamat berjuang untuk terus mencapai cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia," kata Sandiaga dalam akun Instagramnya, Senin (1/7).

Sandiaga mengatakan dalam setiap pemilihan pasti ada yang menang dan kalah. Pihak yang kalah tentu merasa kecewa, namun ia mengajak pendukunya untuk memaknai kekecewaan itu dengan tetap cinta kepada Indonesia.

"Karena kita sungguh-sungguh ingin berperan dalam membangun bangsa dan negara kita. Maka wajar saja kalau kita kecewa. Oleh sebab itu marilah kita jaga energi positif itu," katanya.

Ia mengatakan selesainya pemilihan presiden bukan berarti perjuangan selesai. Perjuangan tetap bisa dilakukan meski berada di luar struktur pemerintahan.

Menurutnya, sesuai kelaziman pihak yang kalah akan menjadi penyeimbang atau oposisi untuk memberikan masukan konstruktif dan mengontrol pemerintah.

"Demokrasi yang sehat ibarat tepukan tangan, diperlukan dua tangan untuk bertepuk. Bila demokrasi ingin sehat, harus ada perimbangan antara yang menjalankan pemerintahan dan mengontrol jalannya pemerintahan,"katanya.

2 Petugas Harus Layani 450 Orang Antre Urus User Name PPDB Batam 2019, Begini Kesaksian Seorang Guru

Mengandung B3, 38 Kontainer Limbah Plastik di Pelabuhan Batu Ampar Batam Harus Segera Di Re-Ekspor

Tumpukan Sampah Beracun hingga Banyaknya Pengidap HIV, Berikut 4 Poin Penting Hasil Reses DPRD Kepri

Tubuh Elandra Dwi Guna Dipenuhi Alat Medis Usai Jalani Operasi 19 Jam, Kenali 16 Gejala Kanker Otak

Sandiaga menambahkan kontestasi pemilu bukanlah ajang permusuhan atau peperangan. Sama halnya ketika memilih untuk menjadi penyeimbang, bukan berarti tidak ingin bersama-sama pemerintah.

"Tapi justru karena kita ingin bersama-sama menjaga keutuhan negara. Bila ada mekanisme saling cek, saling kontrol, dan saling mengingatkan, maka insyaallah jalannya pemerintahan akan baik dan makmur," katanya.

Selain eksekutif, dalam kehidupan bernegara ada lembaga legislatif dan yudikatif. Bila tidak bisa mengambil peran eksekutif, masih ada legislatif dalam upaya menjaga dan membangun kehidupan bernegara.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved