Kontrak Pengelolaan Pelabuhan Internasional Batam Centre Mau Berakhir, BP Akan Buka Lelang Baru

Habisnya masa kontrak Pelabuhan Internasional Batam Center itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam, Nasrul Amri Latif.

Kontrak Pengelolaan Pelabuhan Internasional Batam Centre Mau Berakhir, BP Akan  Buka Lelang Baru
Tribun Batam/Argianto D. A. Nugroho
Petugas Dinas Sosial Kota Batam saat menjemput Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi dari Johor, Malaysia di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Selasa (1/7/2014). Sebanyak enam TKI dan dua Balita dideportasi karena mengalami berbagai masalah seperti dokumen, pemerkosaan, dan gaji yang tidak dibayarkan. Untuk sementara waktu, para TKI ditampung di shelter milik Dinas Sosial Batam sebelum dipulangkan menuju daerah asalnya. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kontrak kerja sama antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Synergy Tharada dalam mengelola Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri akan segera berakhir.

Habisnya masa kontrak Pelabuhan Internasional Batam Center itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam, Nasrul Amri Latif.

Nasrul  mengatakan kontrak kerja sama tersebut akan berakhir pada 2024 mendatang.

Kendatipun demikian, tiga tahun sebelumnya, BP Batam sudah harus membuka tender untuk mencari pengelola barunya.

"Kontraknya kan berakhir 2024, ya tiga tahun sebelum itu kita sudah mulai buka tendernya," kata Nasrul kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (2/7/2019).

Tender ini terbuka baik untuk pengelola lama, maupun pengelola baru.

Jokowi Isyaratkan Calon 25 Menteri Kabinet Kerja Akan Diisi Anak Muda, Nama Sandiaga Uno Mencuat

Lee, Turis Asal Korea Ini Dijambret di Batam, Begini Kronologinya

Suasana Pelabuhan Batam Center di Lebaran pertama ini tampak normal, Jumat (15/6/2018). Tak terlihat lonjakan penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan
Suasana Pelabuhan Batam Center di Lebaran pertama ini tampak normal, Jumat (15/6/2018). Tak terlihat lonjakan penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan (TRIBUNBATAM/ROMA)

Hadir Pada Syukuran Kecamatan Jemaja Barat, Nurdin Pesan Ini Kepada Masyarakat

Turis Korea Dijambret di Batam, ASITA Minta Semua Pihak Jaga Keamanan Kota Batam

Kontrak baru pengelolaan pelabuhan rencananya akan berlaku selama kurun waktu 20 tahun.

BP Batam berharap, siapapun pengelolanya nanti, pelayanan yang diberikan bisa lebih baik.

Soal lama waktu kontrak kerja sama ini juga sama dengan kontrak kerja sama antara BP Batam dan Synergy Tharada.

Sebelumnya, Manager Operasional PT Synergy Tharada, Nika Astaga menegaskan, jika pihaknya masih terikat kontrak kerja sama dengan BP Batam, dalam hal pengelolaan pelabuhan internasional Batam Center.

Hal itu dikatakan Nika untuk menanggapi kabar adanya surat rekomendasi kepada perusahaan lain, terkait pengelolaan pelabuhan.

"KSO (kerja sama operasional) kita dengan BP Batam masih ada 5 tahun lagi, 2024 berakhir.

Kita KSO di zaman BP Batam masih Pak Ismeth Abdullah.

Kita kerja sama, gedung mereka (BP Batam) yang punya.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved