Wacana Wajib Militer, Lemhanas Sebut Belum Perlu dan Pemerintah Harus Ketahui Lebih Dulu Tujuannya

"Belum (ada urgensi) sampai pada pelaksanaan (Wajib Militer)," kata Agus Widjojo saat ditemui di kantor Lemhanas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta

Wacana Wajib Militer, Lemhanas Sebut Belum Perlu dan Pemerintah Harus Ketahui Lebih Dulu Tujuannya
Tribunstyle via blogspot
Wacana Wajib Militer, Lemhanas Sebut Belum Perlu dan Pemerintah Harus Ketahui Lebih Dulu Tujuannya 

TRIBUNBATAM.id - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menanggapi soal wacana wajib militer di Indonesia.

Menurut Agus, wajib militer belum ada urgensinya. Sebab, ada sejumlah komponen yang harus dipenuhi sebelum memberlakukan wajib militer.

"Karena tadi nilai-nilai dasar itu, bahwa pembentukan komponen cadangan itu didasarkan pada kesukarelaan," tambahnya.

Sebelum mewacanakan wajib militer, kata Agus, pemerintah harus mengetahui lebih dulu tujuan hal itu di Indonesia.

Ia mengatakan wajib militer adalah pembentukan komponen cadangan dari TNI.

Pemerintah Janjikan Setiap Hari Selasa, Kamis dan Sabtu Ada Penerbangan Murah

KimOhYes! Setelah Menuai Kecaman, Kim Kardashian Akhirnya Cabut Merek Kimono pada Pakaiannya

Fakta-fakta Film Spider-Man: Far From Home, Film yang Dipredisi Masuk Top Box Office di Bulan Juli

Dihamili Kakak Iparnya, Olivia Paksa sang Adik Lakukan Aborsi dan Nekat Lakukan Ini di Organ Intim

Sebagai cadangan, lanjut Agus, ada nilai universal yaitu wajib militer dibentuk saat negara menganggap ada ancaman atau dalam kondisi berperang.

Selain itu, wajib militer lebih bersifat sukarela dan tidak bisa dipaksakan kepada masyarakat.

"Jadi didasarkan kesukarelaan seperti komponen utama militer (red-TNI) yang sukarela," jelas Agus.

Sebagaimana diketahui, wacana wajib militer dikeluarkan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 1, Agung Firman Sampurna saat memberikan hasil audit atas pengelolaan keuangan di Kementerian Pertahanan.

Disdik DKI Ungkap Sosok Wanita Soal Ajakan Tidak Pajang Foto Presiden & Wakil Presiden Jokowi-Maruf

UPDATE! Demo Hong Kong Rusuh Tengah Malam, Tanpa Ampun, Polisi Menyerbu dengan Gas Air Mata

Pendaki Hilang di Gunung Piramid, Beredar Suara Lolongan Minta Tolong saat Pencarian, Ini Kata SAR

Daftar Film Bioskop Tayang Bulan Juli 2019, Ada Spider-Man hingga The Lion King, Simak Sinopsisnya

Agung menilai sudah saatnya Indonesia memiliki program wajib militer seperti negara-negara maju.

Wajib militer menurut Agung dapat memberikan kebaikan seperti kesiapan negara bila terjadi serangan perang terbuka dari negara luar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lemhanas Menjawab Soal Wacana Wajib Militer, ''Belum Perlu!''

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved