Wanita Singapura Sekap Mantan Pacar Lesbinya 9 Hari. Foto Tanpa Busana Dijadikan Alat Memeras

Tidak puas dengan mantan pasangan lesbinya, seorang pegawai toko donat menyekap dan menganiaya mantan kekasihnya itu di sebuah flat di Singapura

Wanita Singapura Sekap Mantan Pacar Lesbinya 9 Hari. Foto Tanpa Busana Dijadikan Alat Memeras
KOMPAS.com
ilustrasi penyekapan 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA - Tidak puas dengan mantan pasangan lesbinya, seorang pegawai toko donat menyekap dan menganiaya mantan kekasihnya itu di sebuah flat Marsiling, Singapura, selama sembilan hari.

Wanita bernama Noorfarahain Mohd Noorudin (27), dalam akinya dibantu oleh tiga pria.

Korban berusia 34 tahun yang terluka itu, selama penyekapan, dipaksa melakukan pekerjaan rumah tangga dan tidur di lantai ruang tamu.

Noorfarahain juga menelanjangi bekas pasangan lesbinya itu dan kemudian diambil fotonya agar korban tidak melarikan diri.

Perkelahian di Orchard Towers Singapura, Satu Orang Tewas, 8 Ditangkap

Pemerintah Hong Kong Bersumpah Buru Pendemo Anarkis, Beijing Ingatkan Negara Lain Tidak Ikut Campur

Turis Korea Di Jambret di Batam, ASITA Minta Semua Pihak Jaga Keamanan Kota Batam

Wanita ini mengatakan kepada mantan pasangannya, "Ini martabatmu. Jadi ingat sebelum kamu ingin melakukan apa pun. Jika kamu mencoba melarikan diri, aku akan membuat fotomu viral di internet."

Dilansir The Straits Times, Noorfarahain dihukum pengadilan Singapura, Senin (1/7/2019) tiga tahun penjara dan dua bulan tambahan.

Ia mengaku bersalah atas dakwaan penyerangan, intimidasi, pemerasan, pengurungan serta terbukti mengkonsumsi narkotika metamfetamin.

Dia juga harus menghabiskan tambahan enam minggu di balik jeruji besi sebagai pengganti hukuman cambuk atas tuduhan pemerasan.

Noorfarahain tidak bisa dicambuk karena dia seorang wanita.

Hukuman terthadap Noorfaharain bisa lebih berat karena delapan tuduhan lain, termasuk tuduhan pemerasan sebesar Sin $ 100, dipertimbangkan selama hukuman berlangsung.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved