BATAM TERKINI

Kompetisi Rutin hingga Dukungan Materi, Ini Usulan Anggota DPRD Batam Jelang Liga 3 Provinsi Kepri

Jelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Provinsi Kepri, anggota Komisi II DPRD Batam, Mukriyadi, meminta Pemko Batam untuk memperhatikan pembinaan atlet.

Kompetisi Rutin hingga Dukungan Materi, Ini Usulan Anggota DPRD Batam Jelang Liga 3 Provinsi Kepri
Tribunbatam.id/Humas Pemprov Kepri
Gubernur Kepri dan pejabat Pemprov Kepri lainnya menemui pemain 757 Kepri di ruang ganti. Tim perwakilan Kepri ini menahan imbang 1-1 tim Persija Jakarta, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Provinsi Kepri, salah satu anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Mukriyadi, meminta Pemerintah Kota Batam untuk tegas dalam memerhatikan pembinaan atlet sepakbola.

Hal ini seperti penuturannya, Rabu (3/7/2019) siang.

Menurutnya, pembinaan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara.

"Untuk sepakbola, seharusnya pemerintah dapat membuat kompetisi rutin. Sebagai contoh, dulu ada Wali Kota Cup untuk ajang pembinaan bibit muda potensial," tegasnya.

Mukriyadi juga mengatakan, jika pemerintah serius, banyak bibit muda di Kota Batam yang dapat diberdayakan dalam berbagai kompetisi yang ada.

Ia menambahkan, kompetisi seperti Piala Menpora adalah salah satu contoh kompetisi yang tiap tahunnya rutin diadakan.

Paket Ayam Geprek Morrow Bengkong Batam Cuma Rp 15 Ribu, Juga Tersedia Bebek Goreng dan Mie Banjir

Turis Asing Asal Korsel Dijambret Saat Liburan di Batam, Begini Reaksi Wakil Walikota Batam

KABAR GEMBIRA! Kerap Padat Merayap, Jalan di Dapur 12 Sagulung Batam Ini Segera Dilebarkan

Bakal Dibangun 2020, Simak Sejumlah Fakta Jembatan Batam Bintan, Janji Kampanye Jokowi

Rp 750 Ribu Uang Palsu Beredar di Batam, Simak Sejumlah Fakta Penangkapan 2 Pelaku Pemalsuan Uang

Handphone Raib hingga Terseret di Aspal, Simak Sejumlah Fakta Turis Korea Dijambret di Batam

"Alternatif lain, pemerintah dapat menggandeng swasta kok. Ada juga turnamen Batamindo. Itu kan contoh keterlibatan swasta yang dapat dirangkul," tambahnya lagi.

Selain itu, Mukriyadi berharap, tiap seleksi terbuka yang dilaksanakan oleh beberapa tim yang ada di Provinsi Kepri, juga dapat dilakukan hingga ke pelosok daerah Kota Batam.

"Sekarang, tiap tim tidak dapat menggunakan dana APBD. Sifatnya APBD untuk pembinaan, dan itu pun di hibah bansos. Jadi lebih baik pemerintah bisa menggandeng swasta yang tentunya memiliki dana CSR (Corporate Social Responsibility)," jelasnya.

Jelang kompetisi Liga 3, Mukriyadi juga berharap, nantinya dapat lahir bibit muda unggul di cabang olahraga sepakbola yang dapat mengharumkan nama Provinsi Kepri di tingkat nasional.

"Tidak hanya di sepakbola, di cabor lain juga harus diperhatikan," tegasnya.

Pernyataan Mukriyadi senada dengan penuturan salah satu pesepakbola di Kecamatan Nongsa, Fajar.

Fajar yang merupakan putra daerah Batam meminta pembinaan atlet muda harus terus diperhatikan Pemerintah Kota Batam.

"Kami yang ada di sudut kota terkadang luput dari perhatian pemerintah. Setidaknya, jika ada kompetisi rutin untuk tiap kecamatan yang ada, kami juga dapat ambil bagian," ujarnya. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved