BATAM TERKINI

Malu Dihajar Massa Usai Curi Sangkar Burung, Pria Ini Ngaku Jadi Korban Begal di Ocarina Batam

Seorang pria mengaku kena begal di kawasan Ocarina karena diduga malu setelah dihajar massa usai ketahuan mencuri sangkar burung milik warga.

Malu Dihajar Massa Usai Curi Sangkar Burung, Pria Ini Ngaku Jadi Korban Begal di Ocarina Batam
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepalang malu, seorang pemuda di daerah Bengkong Harapan, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, mengaku dibegal setelah ketahuan mencuri sangkar burung, Selasa (2/7/2019) malam.

Hal ini seperti penuturan Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri Januar, Rabu (3/7/2019) siang.

Yuhendri mengatakan, kejadian itu bermula saat salah satu akun media sosial memosting perihal kejadian yang berlangsung.

Dalam postingan akun bernama Eka Putri, dituliskan seorang pria hampir terkena begal di daerah Oriana, Batam Center, Kota Batam oleh tiga orang dengan modus meminta tolong.

Namun hal itu tidak benar, sebab, pria yang terlihat bonyok dalam postingannya tersebut ketahuan telah melakukan tindak kriminal pencurian.

"Saya akan panggil yang memosting hal tersebut. Itu tidak benar adanya," tegas Yuhendri saat dihubungi.

Kompetisi Rutin hingga Dukungan Materi, Ini Usulan Anggota DPRD Batam Jelang Liga 3 Provinsi Kepri

Paket Ayam Geprek Morrow Bengkong Batam Cuma Rp 15 Ribu, Juga Tersedia Bebek Goreng dan Mie Banjir

Bakal Dibangun 2020, Simak Sejumlah Fakta Jembatan Batam Bintan, Janji Kampanye Jokowi

Rp 750 Ribu Uang Palsu Beredar di Batam, Simak Sejumlah Fakta Penangkapan 2 Pelaku Pemalsuan Uang

Handphone Raib hingga Terseret di Aspal, Simak Sejumlah Fakta Turis Korea Dijambret di Batam

Menurutnya, kejadian sebenarnya, pria tersebut telah melakukan tindakan pencurian terhadap sangkar burung salah seorang warga di Bengkong, Kota Batam.

Namun, menurutnya lagi, warga yang menjadi korban pencurian tersebut hingga saat ini belum membuat laporan terhadap peristiwa yang terjadi.

"Kerugiannya ditaksir di bawah Rp 2,5 juta. Namun, kami akan menindaklanjutinya. Karena jika tidak begitu, tersangka pencurian akan babak belur kena hajar massa saat itu," terangnya.

Yuhendri juga menyayangkan tindakan salah satu akun yang telah memosting berita hoax di media sosial terkait kasus tersebut.

Menurutnya, jika telah terjadi suatu peristiwa, sebaiknya tiap warga Kota Batam langsung dapat melaporkannya ke pihak yang berwajib.

"Jangan menyebar hoax. Itu pelanggaran, dan ada hukumannya," tegasnya. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved